kolom melintang

Tuesday, June 4, 2013

Mourinho Bisa Langgeng di Chelsea

Carvalho: Mourinho Bisa Kembalikan Kejayaan Chelsea

metrotvnews.com  London: Spekulasi mengenai kembalinya Jose Mourinho ke Chelsea gencar beredar. Ricardo Carvalho pun menyambut antusias kabar tersebut.

Jika memang Mourinho akan kembali menangani Chelsea, Carvalho menilai klub London itu akan sangat diuntungkan dan bisa kembali ke masa kejayaan mereka.

"Saya yakin Jose bisa membawa kembali masa-masa indah mereka," kata Carvalho, Seni (3/6).

"Ia sudah melakukannya ketika ia pertama datang ke sana pada 2004 dan ia akan melakukannya. Ia selalu sukses. Ia pelatih spesial dan selalu bekerja keras."

"Selama dua tahun terakhir, Manchester United dan Manchester City memuncaki Inggris, tapi saya yakin Chelsea akan tampil lebih baik saat Jose kembali."

"Sangat penting bagi mereka memenangi Liga Primer Inggris lagi dan dengan Jose berada di sana, mereka akan bisa meraihnya."

"Chelsea adalah tim yang spesial buat saya dan saya mendoakan mereka bisa memenangi Liga Primer lagi," tandasnya.

Karier Mourinho Habis

Cruyff bilang "karier Mourinho habis" Jelas, musim ini Jose Mourinho memang gagal total. Dan selepas gagal mempersembahkan gelar bagi Real Madrid, dia bahkan dinilai akan kesulitan kembali merengkuh gelar dalam karier selanjutnya. Demikian opini legenda Barcelona, Johan Cruyff, dalam kolom mingguan yang dtuliskannya di surat kabar Belanda, 'De Telegraaf'.

Sebagaimana diketahui, pelatih asal Portugal itu telah 'dipergikan' Madrid setelah tiga musim berada di Santiago Bernabeu. "Perpisahan" Mourinho terasa menyakitkan. Selain diwarnai ketidakharmonisan dengan pemain, ia gagal mempersembahkan gelar bagi El Real pada musim ini.

Kegagalan itu menjadi noda hitam dalam karier Mourinho, mengingat dia sebelumnya selalu berhasil meraih gelar pada setiap musim.

"Mourinho menunjuk jarinya kepada setiap orang di sekelilingnya ketika ada hal yang salah (atau ketika dia gagal, Red). Bahkan kini, dia membuat orang saling berlawanan dengan orang lain di klub," tulis Cruyff.

Dia berujar lagi: "Dia memiliki dendam pribadi dengan mengorbankan ikon klub. Hal itu tidak bekerja dalam sepak bola karena itu merusak moral tim. Itu salah satu alasan mengapa Madrid gagal meraih kesuksesan dan saya tidak berpikir Mourinho akan meraih apa pun di masa depan".

Di berbagai situs, termasuk di Indonesia, ketika tulisan ini dilansir, mayoritas 'penggila bola' menyatakan setuju dengan pendapat Johan Cruyff.

Tengok saja dua pendapat 'kaum penggila' itu seperti dirilis 'kompas.com' dan terpantau SOLUSInews:

".....sy suka sepakbola indah dilapangan, menang = bonus. sy bukan penggemar acara 'selebritis' dgn komen2 suka hati. sy setuju cruyff. pdapat cruyff = 51% benar. hanya piala dunia saja yg dia tidak punya tetapi cruyff wariskan kpd dunia (pendekatan) sepakbola indah "TIKI TAKA". peace on earth...."

"....Mourinho keahliannya hanya ngumpulin pemain2 hebat lalu dia tinggal tenang aja memerintah, marahin pemain, kalau tidak senang tdk dipakai jadi dia itu tepatnya disebut seorang manager bukan pelatih. kalau pelatih harus bisa memadukan jiwa seluruh pemain maupun pelatih maka akan sukses......"