kolom melintang

Showing posts with label Remaja. Show all posts
Showing posts with label Remaja. Show all posts

Saturday, May 11, 2013

Banjir Global

Banjir Global "Global Flood" adalah cerita atau berita tentang bencana alam berupa banjir yang hingga saat ini masih menjadi sebuah perdebatan panjang tentang apa dan bagaimana serta seberapa luas area / wilayah yang terkena banjir, berita mistis ini ditemukan dalam hampir semua Alkitab (baik Al Quran, injil dan Taurat), khususnya dalam kitab Kejadian (versi injil). 

Narasi dalam Kitab Suci bercerita tentang sebuah banjir besar dari seluruh dunia, di mana setiap manusia terakhir dan hewan mati, kecuali yang disimpan pada sebuah kapal yang dibangun atas perintah Allah oleh Nuh. 

Banyak mitos banjir lainnya telah ada sepanjang sejarah di banyak kebudayaan, tetapi sebagian besar kemungkinan ini muncul secara independen dan hampir semua dari mereka ditulis oleh masyarakat yang tinggal di dekat langganan banjir badan air. 

Tapi, umumnya mitos banjir global mengacu pada satu kisah Nabi Nuh dan bahtera Banjir, yang menurut Alkitab akan dibawa setiap orang di seluruh dunia, kecuali delapan orang yang memilih kejahatan dan harus dibunuh. Dalam Narasi cerita disemua kitab tidak ditemukan apakah bayi, anak-anak yang sangat muda, dan hewan di dunia tewas karena mereka jahat atau mereka hanya berbuat kerusakan.

Sarjana Alkitab modern menafsirkan kisah banjir kiasan, misalnya sebagai pelajaran rahmat Allah terhadap umat beriman (Nuh dan keluarganya). Fundamentalis, seperti biasa, kehilangan hutan dan fokus pada pohon-pohon, bersikeras pada historisitas harfiah banjir biasa.

Dari pernyataan ini, seluruh "ilmuwan" geologi menyatakan bahwa banjir itu telah dibentuk.

Tony Stark Jadi James Bond

Direktur Marvel Studios Bandingkan Tony Stark Dengan James Bond,  Sepertinya Marvel Studio masih menginginkan Robert Downey untuk perankan Iron Man dalam waktu yang lebih lama lagi. Walau kabarnya seri ke 3 film Iron Man ini adalah seri terakhirnya, sepertinya susah bagi Marvel untuk melepaskan sang aktor sebagai Tony Stark. Bahkan Kevin Feige membandingkan tokoh Tony Stark dengan  tokoh yang tak habis dimakan masa yaitu James Bond.

“Ya aku tau kalau Robert tak mungkin mainkan karakter ini selama 30 tahun, namun aku ingin ia bertahan selama mungkin. Atau Karakter Tony Stark akan selalu ada selama 30 tahun kedepan,” ujar direktur Marvel Studios tersebut.

Karakter Tony Stark yang unik dan memorable ingin ia dijadikan tokoh yang timeless seperti James Bond yang selalu ada walau berganti pemerannya dari masa ke masa. Robert Downey sendiri telah mengungkapkan kalau kontraknya bersama Marvel memang telah habis dan ia pun tak yakin mengenai perannya sebagai Iron Man dimasa depan.

“Robert Downey Jr. mempunyai pesona yang kuat sebagai Iron Man yang cukup untuk beberapa tahun kedepan. Karakter Tony Stark pun adalah karakter yang cukup kaya dan menarik untuk dikembangkan untuk terus bertahan” tambahnya. Sementara itu Iron Man 3 yang tengah berputar di bioskop-bioskop bermacam negara telah menembus rekor Box Office karena kesuksesannya.

Kenapa Iron Man Nggak Lanjut ?


Marvel Studio lagi dilema, mereka masih ingin Robert Downey Jr memerankan Iron Man dalam waktu yang lebih lama lagi. Walaupun gosipnya seri ke 3 film Iron Man ini adalah seri terakhirnya, sepertinya susah bagi Marvel untuk ngelepasin si aktor sebagai Tony Stark.

Bahkan Kevin Feige ngebandingin tokoh Tony Stark dengan  tokoh yang ga habis dimakan masa yaitu James Bond  Cowboy

“Ya kami tahu kalau Robert tidak mungkin memerankan karakter ini selama 30 tahun, tapi saya ingin dia bertahan selama mungkin. Atau Karakter Tony Stark akan selalu ada selama 30 tahun kedepan,” ujar direktur Marvel Studios ini.

Karakter Tony Stark yang unik dan memorable mau dia dijadikan tokoh yang timeless seperti super hero lainnya yang selalu ada walau berganti pemerannya dari masa ke masa. Robert Downey sendiri sudah Mengungkapkan kalau kontraknya dengan Marvel memang sudah habis dan dia sendiri juga tidak yakin sama perannya sebagai Iron Man di masa depan.

“Robert Downey Jr. punya pesona yang kuat sebagai Iron Man yang cukup untuk beberapa tahun kedepan. Karakter Tony Stark pun adalah karakter yang cukup kaya dan menarik untuk dikembangkan untuk terus bertahan,” tambahnya. Kita tunggu aja info selanjutnya, semoga Marvel cepat memutuskan masa depan Iron Man

Thursday, April 18, 2013

Beralih Ke Dunia Maya ?

Ketika Hati Beralih ke Dunia Maya

Ketika hati beralih ke dunia maya, maka “Aku cinta kamu” pun terasa maya

Ketika hati beralih ke dunia maya, maka “Aku baik-baik saja” itu belum tentu baik

Ketika hati beralih ke dunia maya, maka sebuah rahasia akan berada di jurang terentan

Ketika hati beralih ke dunia maya, maka perasaan akan mudah dibagi-bagi

Ketika hati beralih ke dunia maya, maka “Aku tak ingin semua orang tahu” akan berubah menjadi “Nih, selamat mengetahui”

Ketika hati beralih ke dunia maya, MAKA MENYINDIR ADALAH JUARANYA

Ketika Beralih Ke Dunia Maya Semua Jadi Maya dan Tidak Nyata

Tuesday, April 16, 2013

Jangan Takut Menghadapi Ujian

Ujian Akan Melahirkan Pemenang, Jadi Jangan Takut Menghadapi Ujian 


UN Manfaatkan IT Dan Mbah Google

Hari ini UN (Ujian Nasional) atau UAN 2013 sudah memasuki hari ketiga. Walaupun pemerintah dalam hal ini kemendikbud memperketat dan memperbanyak variasi soal menjadi 20 paket. Lalu pengaman berikutnya adanya barcode disetiap lembar soal dan lembar jawaban, sehingga kecil kemungkinan untuk terjadi kecurangan seperti tahun-tahun lalu.

Tapi namanya juga maling, biasanya maling mempunyai teknologi selangkah kedepan dibanding polisi hehehe. Sadis ya istilahnya kok maling sih. Iya, kalau mental sudah rusak dan dasarnya mau curang segala cara dilakukan, termasuk dengan memanfaatkan kecanggihan dan kemajuan teknologi termasuk Teknologi Informasi atau Information Teknologi (IT).

Bagaimana pihak-pihak sekolah dalam artian siswa atau guru atau orang-orang yang melakukan kecurangan memanfaat kan teknologi ini?

Kuncinya adalah gadget (hp smartphone, BB, pc tablet) dan koneksi internet. Selama barang ini masih lolos masuk kedalam kelas saat ujian, maka kecurangan - kecurangan itu bisa terjadi. Malah penulis mendengar kabar burung yang tidak bisa dipastikan kebenarannya bahwa ada pihak sekolah yang sengaja melengkapi ruangan ujian dengan wifi dan akses internet dengan kecepatan yang lumayan, lalu para siswa diperbolehkan membawa hp smartphonenya dan gagetnya masuk ke dalam ruang ujian. Pastinya sudah “main mata” dengan para pengawas dong.

Adapun kecurangan yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi secara online ini antara lain:

Kecurangan pertama, siswa memfoto soal dan mengirimkan kepada pihak tertentu (bisa guru,tentor bimbel,gacok atau joki) yang akan mengerjakan soal dengan tenang setelah menerima kiriman foto dari tempatnya sambil ngopi-ngopi dan mengirim jawaban kepada siswa yang ujian melalui email atau mms juga bisa.

Kecurangan kedua, siswa yang tidak punya gacok(joki) alias tentor yang mengerjakan soal akan memanfaatkan internet untuk browsing mencari jawaban dari eyang Google yang sakti mandraguna lebih sakti dari eyang Subur hehehe. (Cara ini yang banyak dilakukan siswa-siswa itu)

Kecurangan ketiga, siswa mengambil foto barcode pada lembar soal dan jawabannya kemudian mengirimkan ke pihak (yang telah dibayar untuk mengerjakan soal dengan paket 20 tadi). kemudian pihak tersebut segera mengirimkan jawabannya kepada siswa yang telah membayar itu. Cara ini sudah terorganisir dan sangat rapi dan diduga memanfaatkan soal yang terlambat dikirim itu sudah dicuri oleh pihak-pihak yang melakukan kecurangan itu.

Memang teknologi informasi bisa membantu orang untuk hal-hal yang positif dan juga negatif termasuk kecurangan dalam UN tahun ini. Jadi sebenarnya bukan sistemnya atau keamanan UN-nya yang tidak canggih, tapi memang mental orang-orangnya yang memang sudah rusak. Secanggih apapun, mau dibuat berapa paketpun masih bisa diakal-akali.

Semoga kecurangan model-model seperti ini tidak terjadi lagi dan pengawas jangan mau diajak main mata oleh pihak sekolah. Pengawas harus memeriksa dan menggeledah setiap hp atau gaget milik siswa harus dikumpulkan di meja pengawas.

Monday, April 15, 2013

Mencari Teman

Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kecenderungan untuk berteman dan tentunya setiap orang menginginkan untuk mencari teman yang sejati , baik , ramah , setia dan berbagai kebaikan lainnya maka alangkah senangnya jika kita mempunyai teman yang setia di segala keadaan, baik di saat suka maupun di saat duka. 

Namun demikian hal tersebut tidaklah mudah untuk kita temukan khususnya dijaman gila seperti sekarang ini, berikut adalah wasiat dari Bang Haji Rhama Irama tentang Mencari Teman :

Mencari teman memang mudah‘ Pabila untuk teman suka 
Mencari teman tidak mudah‘ Pabila untuk teman duka
 
Banyak teman di meja makan 
Teman waktu kita jaya 
Tetapi di pintu penjara 
Di sana teman tiada
 
Mencari teman memang mudah‘ Pabila untuk teman suka 
Mencari teman tidak mudah‘Pabila untuk teman duka
 
Sesungguhnya nilai teman yang saling setia lebih dari saudara
Itu hanya mungkin bila di antara kita seiman seagama
Seumpama tubuh ada yang terluka Sakitlah semuanya
 Itulah teman dalam taqwa Satu irama selamanya  

Itulah teman yang setia Dari dunia sampai surga
Bila teman untuk dunia Itu hanya sementara 
Tapi teman dunia-akhirat Itu barulah sahabat
 Itulah teman dalam taqwa Satu irama selamanya

Itulah teman yang setia Dari dunia sampai surga
Pa-pa-pa-pa-pa

Musnahkan Narkoba dan Miras

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT memusnahkan sejumlah barang bukti berupa narkoba dan ratusan botol minuman keras (miras) yang berhasil disita aparat Polda NTT.

Acara pemusnahan dilangsungkan di halaman Kantor Badan Narkotika NTT, Jumat (29/6).
Gubernur NTT, Frans Lebu Raya yang diwakili Asisten I Setda NTT, Yohana Lisapaly dalam sambutanya mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba dan miras merupakan salah satu upaya untuk mencegah peredaran narkoba di Provinsi NTT.

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, perlu ada perhatian dan penanganan yang serius dari semua stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat.

"Sekarang Indonesia bukan hanya menjadi daerah transit narkoba, tapi sudah menjadi sasaran pemasaran narkoba," ujar Yohana.
Dikatakan, fakta menunjukan bahwa kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Provinsi NTT sejak tahun 2005 hingga bulan Juni 2012 terdapat 83 kasus dengan jumlah tersangkah sebanyak 125 orang.

Menyikapi hal itu, pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat harus saling bahu membahu melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba. "Kasus narkoba tidak bisa dicegat sendiri oleh pemerintah dan kepolisian, tapi perlu ada kerja sama yang baik dengan masyarakat baru kasus ini bisa kita antisipasi. Untuk itu saya minta kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pemerintah dan kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di bumi Flobamora," imbuhnya.

Sementara, Kapolda NTT, Brigjen Pol Ricky Sihotang yang diwakili Direktur Narkoba Polda NTT, Kombes Pol Muhari mengatakan, acara pemusrahan miras dan narkoba yang dilakukan merupakan bagian dari upaya kepolisian dan pemerintah untuk mengetahui sejauhmana perkembangan peredaran miras di Provinsi NTT serta upaya penegakan hukum yang dilakukan Polda NTT dan jajarannya serta instansi terkait untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Perkembangan kasus narkoba dan miras di NTT tahun 2008 terdapat 17 kasus narkoba, tahun 2009 14 kasus narkoba dan 87 kasus miras, tahun 2010 10 kasus narkoba dan 289 kasus miras, tahun 2011 delapan kasus narkoba dan 229 kasus miras, tahun 2012 sampai sekarang sudah terjadi delapan kasus narkoba dan 101 kasus miras.

"Miras yang sudah dimusnahkan berjumlah 8.635 botol dalam berbagai merk yakni sopi 2.048 liter, narkotika jenis ganja empat linting dan sabu tiga paket," sebut Muhari.

Dari data yang ada dapat diketahui, khususnya peredaran miras di NTT cukup tinggi.

Hal itu disebabkan karena harga miras cukup terjangkau dan juga dapat diperoleh di mana saja.
Perlu diketahui, seseorang yang mengkonsumsi miras secara berlebihan cenderung menciptakan kasus pidana baru. Seperti melakukan kekerasan, pemerkosaan, pelecehan seksual, kecelakaan lalulintas bahkan pembunuhan.

"Karena kalau orang minum sopi akan berpengaruh pada susunan saraf otak, saraf mata dan merusak organ-organ tubuh yang lainnya. Sehingga orang yang mabuk sopi akan bertindak diluar logika sehat," pungkas dia.

Saturday, April 13, 2013

MUI Konsen Perbaiki Moral Bangsa

Evaluasi atas setiap kegiatan yang dilakukan guna untuk menata langkah dan merencanakan aktivitas ditahun depan adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap orang, termasuk dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut Ketua Umum MUI Prov Kalsel, H Ahmad Makkie, pada 2013 Majelis Ulama Indonesia akan banyak menghadapi tantangan.

Tantangan yang dimaksud, antara lain mencegah aliran sesat, tindak kekerasan, permasalahan perempuan dan ekonomi umat. Pada tahun - tahun mendatang akan banyak sekali dihadapi persoalan moral atau akhlak, sehingga harus konsen memperbaiki moral bangsa. Seperti kita ketahui, MUI (Mejelis Ulama Indonesia) merupakan wadah berhimpunnya ulama, zu’ama dan cendekiawan muslim, bermusyawarah mengenai pokok-pokok pikiran tentang perbaikan akhlak bangsa, pemberdayaan ekonomi umat, penyusunan fatwa keagamaan dan seruan masalah sosial.

Pengurus MUI dituntut memahami gejaja yang terjadi di masyarakat, seiring lajunya perkembangan dan kemajuan teknologi komunikasi. Secara khusus, mewaspadai gerakan-gerakan yang mengarah kepada kekerasan atau radikalisme. Menyangkut perbaikan akhlak bangsa, krisis yang terjadi di bidang kehidupan sosial kemasyarakatan, terutama moral atau akhlak, berdampak negatif pada penurunan secara tajam kualitas hidup masyarakat.

Demikian pula perubahan sosial di masyarakat, akibat negatif globalisasi, menjadi penyebab berkembangnya budaya dan paham-paham baru yang tidak islami di kalangan anak-anak dan remaja muslim dalam keseharian mereka. Atas tantangan dan gejala demikian, MUI mengharapkan aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku penyakit masyarakat (narkoba, minuman keras, judi, prostitusi dan lain-lain). Juga menjalankan good governance (pemerintah berbasis maslahat).

Sementara dalam menjalankan perannya, MUI melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi umat. MUI harus berkata hitam atau putih (halal atau haram), kendati banyak tantangan dan kritikan yang dihadapi. Yang tidak kalah dahsyatnya, MUI selalu dihadapkan berbagai paham dan aliran yang menyimpang dari prinsip ajaran Islam, sehingga harus berkata hitam atau putih tadi, tidak boleh abu-abu yang dapat membingungkan umat.

Mengutip kriteria yang dirumuskan oleh MUI Pusat, suatu paham atau aliran keagamaan yang berkembang di masyarakat dapat dinyatakan sesat apabila memenuhi satu dari 10 kriteria berikut. Mengingkari satu dari rukun iman yang enam; mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i (Alquran dan Sunah); menyakini turunnya wahyu setelah Alquran; mengingkari otensitas isi Alquran; melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.

Selain itu, mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam; menghina, melecehkan atau merendahkan para nabi dan rasul Allah; mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir. Berikutnya, mengubah, menambah atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariat, seperti haji tidak ke baitullah, salat tidak fardu, tidak lima waktu; mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i, hanya karena bukan kelompoknya.

Inilah persoalan keagamaan yang mengitari umat Islam, terutama menjadi tantangan bagi MUI di tahun-tahun mendatang.

Editor : Dheny
Source : Banjarmasin Post Edisi Cetak

Friday, April 12, 2013

Kenakalan Remaja dan Solusinya

Akhir-akhir ini media massa diwarnai berita-berita negatif tentang kenakalan remaja, mulai dari kekerasan, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, free sex, hingga kriminalitas yang dapat menelan korban jiwa. Anehnya, semua kenakalan itu banyak dilakukan oleh anak remaja sekolah yang seharusnya menunjukkan prilaku positif. Hal ini harus menjadi perhatian serius oleh semua elemen, khususnya para orang tua dan praktisi pendidikan.
Langkah-langkah strategis dan praktis sangat mendesak untuk dilakukan dalam rangka mengidentifikasi, menginvestigasi, dan  memberikan solusi efektif guna menanggulangi kenakalan remaja. Semua itu membutuhkan ketelatenan, keuletan, kesungguhan, dan semangat tinggi dari semua elemen.
Buku Kiat Mengatasi Kenakalan Remaja di Sekolah ini mengupas tuntas permasalahan remaja dan solusinya melalui pendekatan psikologis dan edukatif. Dengan dua pendekatan ini diharapkan mampu menganalisis semua permasalahan remaja secara mendalam sehingga mampu menemukan solusi tepat yang dapat diterapkan dalam proses pendidikan di sekolah.

Sebagai ujung tombak dalam pendidikan anak, sekolah memiliki peran sangat vital dalam menyelesaikan problematika kenakalan remaja. Oleh karena itu, sekolah dengan struktur dan manajemen profesionalnya sudah seharusnya mengalokasikan sumber daya manusia dan finasialnya agar tetap aktif dalam menangani kenakalan remaja. Buku ini hadir untuk membantu memberikan pemahaman utuh kepada semua praktisi pendidikan dalam menanggulangi kenakalan remaja.

Sebelum melakukan tindak penanggulangan kenakalan remaja, sekolah perlu melakukan langkah-langkah strategis agar tidak salah sasaran. Dimulai dengan persiapan bekal pemahaman yang utuh terhadap remaja dan dunianya serta perannya di masyarakat. Bekal ini sangat penting bagi semua pihak di sekolah, terutama guru, sebagai motor penggerak motivasi dalam melaksanakan langkah-langkah berikutnya. Karena sekolah mempunyai tanggung jawab besar untuk mempersiapkan remaja ideal sebagai ilmuwan dan penggerak kemajuan dan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat (halaman 25).

Setidaknya ada dua alasan yang penting untuk disadari oleh semua pendidik mengapa ramaja harus disiapkan dengan matang. Yaitu, pertama, remaja mempunyai peran dan nilai yang strategis  serta signifikan dalam menentukan masa depan bangsa. Kedua, eksistensi remaja sebagai simbol progresivitas, pelopor, dan penentu arah dinamika suatu bangsa (halaman 32).

Langkah selanjutnya setelah mengetahui posisi dan peran remaja secara menyeluruh adalah menganalisis penyebab-penyebab kenakalan remaja. Menurut Kartini Kartono, kenakalan remaja disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal (endogen) dan faktor eksternal (eksogen).  Faktor internal berlangsung melalui proses internalisasi diri yang keliru oleh remaja dalam menanggapi lingkungan di sekitarnya dan semua pengaruh dari luar.

Sedangkan faktor eksternal adalah semua perangsang dan pengaruh luar yang menimbulkan tingkah laku terntentu bagi anak-anak remaja. Misalnya, tindak kekerasan, kejahatan, perkelahian, pornografi, pornoaksi, pergaulan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan lain sebagainya (halaman 125-129).

Faktor lain adalah kurangnya perhatian dari orang tua dan guru. Apalagi kondisi saat ini yang serba canggih. Kecanggihan teknologi tersebut harus diimbangi dengan kontrol yang baik dan pembinaan moral yang tepat agar para pendidik tidak “kecolongan”. Karena kemudahan dalam mengakses informasi secara bebas dapat mempengaruhi pola pikir anak. Jika yang diakses informasi yang tidak baik dan merusak seperti pornografi dan semacamnya, maka mereka akan cenderung ingin meniru apa yang mereka lihat.

Perlu disadari, bahwa terdapat dua hal penting yang harus dipahami oleh orang tua dan semua pendidik di sekolah yang ada dalam diri remaja. Ada potensi positif yang sangat menakjubkan, sekaligus juga ada potensi negatif yang sangat membahayakan. Potensi positif adalah kekuatan yang dapat membawa kepada kemajuan. Sedangkan potensi negatif dapat membawa pada kenakalan yang besar, dikarenakan keinginannya untuk mencoba hal-hal baru yang sangat besar.

Untuk itu, kedua potensi tersebut butuh perhatian khusus dari para pendidik agar seorang remaja tidak terjebak pada hal-hal negatif. Di sinilah keterampilan para pendidik dalam menemukan energi positif remaja sangat diperlukan. Tentunya bukan menggunakan insting, tapi dengan pengamatan yang mendalam tentang kehidupan remaja itu sendiri, baik dengan membaca buku maupun dengan langsung mengamati perubahan tingkah lakunya di setiap waktu.

Ada empat belas langkah praktis yang sangat memungkinkan untuk dilakukan di sekolah dalam buku ini dalam rangka mencegah dan mengatasi kenakalan remaja. Semuanya dapat dirangkum dalam empat poin penting. Pertama, menguatkan pendidikan karakter yang baik kepada anak di sekolah dengan keteladanan dan menyemarakkan kegiatan-kegiatan positif. Kedua, melakukan pendekatan psikologis yang humanis kepada anak melalui bimbingan dan konseling. Ketiga, Menguatkan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam mengontrol perkembangan karakter anak. Keempat, Menegakkan tata tertib sekolah secara disiplin (halaman 173-210).

Pada intinya, buku setebal 284 halaman ini mengajak kita semua, khususnya para praktisi pendidikan, untuk menyiapkan generasi yang baik di masa yang akan datang. Hal ini dapat dimulai dengan memberikan pendidikan yang baik agar para remaja (anak didik) dapat terhindar dari aksi-aksi kenakalan remaja.

Tuesday, April 9, 2013

Bagus Dan Kurang Bagus

█████████████
███████╔═══╗█
███████║▓▓▓║█
███████║▓▓▓║█
███████║▓▓▓║█

███████║▓▓▓║█
███████║▓▓▓║█
██╔═══╗║▓▓▓║█
██║▓▓▓╚╝▓▓▓║█
██║▓▓▓▓▓▓▓▓║█
██╚╗▓▓▓▓▓▓╔╝█
███╚══════╝██
█████████████
██╔═══════╗██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██║▓▓▓╔═══╝██
██║▓▓▓╚═══╗██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██║▓▓▓╔═══╝██
██║▓▓▓╚═══╗██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██║▓▓▓▓▓▓▓║██
██╚═══════╝██
█████████████
█╔══╗███╔══╗█
█║▓▓╚╗█╔╝▓▓║█
█║▓▓▓╚╦╝▓▓▓║█
█║▓▓▓▓║▓▓▓▓║█
█║▓▓║▓▓▓║▓▓║█
█║▓▓╠╗▓╔╣▓▓║█
█║▓▓║╚═╝║▓▓║█
█║▓▓║███║▓▓║█
█║▓▓║███║▓▓║█
█╚══╝███╚══╝█
█████████████
██╔═══════╗██
██║▓▓▓▓▓▓▓╚╗█
██╚╗▓▓▓▓▓▓▓║█
███║▓▓▓╔╗▓▓║█
███║▓▓▓╚╝▓▓║█
███║▓▓▓▓▓▓▓║█
███║▓▓▓▓▓▓╔╝█
███║▓▓▓╔══╝██
███║▓▓▓║█████
███║▓▓▓║█████
███║▓▓▓║█████
███╚═══╝█████
█████████████
█████████████
███╔══════╗██
██╔╝▓▓▓▓▓▓╚╗█
██║▓▓▓▓▓▓▓▓║█
██║▓▓▓╔╗▓▓▓║█
██║▓▓▓║║▓▓▓║█
██║▓▓▓║║▓▓▓║█
██║▓▓▓║║▓▓▓║█
██║▓▓▓╚╝▓▓▓║█
██║▓▓▓▓▓▓▓▓║█
██╚╗▓▓▓▓▓▓╔╝█
███╚══════╝██
█████████████
██╔═══╗██████
██║▓▓▓║██████
██║▓▓▓║██████
██║▓▓▓║██████
██║▓▓▓║██████
██║▓▓▓║██████
██║▓▓▓╚════╗█
██║▓▓▓▓▓▓▓▓║█
██║▓▓▓▓▓▓▓▓║█
██╚════════╝█
████████████

Sunday, April 7, 2013

Jauhi Pergaulan Bebas (Pemkab Agam)


Pergaulan bebas dikalangan remaja akhir-akhir ini sangatlah memprihatinkan

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menghimbau para generasi muda didaerah itu untuk sebisa mungkin menjauhi pergaulan bebas seperti penggunaan narkoba dan hubungan intim tanpa ikatan suami istri untuk menghindari penyakit HIV/Aids.

"Kita mengimbau masyarakat dan generasi muda agar menjauhi hal-hal yang akan menjebak dan menjerumuskan pada perilaku negatif," kata Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Bakhrizal di Lubukbasung, Selasa.

Dia mengatakan, perbuatan seperti ini sangat berisiko terhadap penyebaran HIV/Aids, penyakit mematikan yang sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkannya.

Dia menyebutkan, penderita HIV/Aids di Kabupaten Agam sudah mencapai belasan orang. Dari data tersebut, paling banyak penderita berada di Agam wilayah timur yang meliputi Kecamatan Ampek Angkek, Ampek Koto, Baso, Canduang, Banuhampu, Sungai Pua dan lainnya.

"Dari belasan penderita itu sudah ada yang meninggal dunia," katanya.

Untuk meminimalisir penyebaran penderita HIV/Aids ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam melalui 22 Puskesmas di Kabupaten Agam, terus berupaya melakukan sosialisasi kepada pelajar.

Melakukan pemeriksaan di Lembaga Pemasyarakatan Maninjau dan Lubukbasung, karena risiko penyebaran paling banyak selama ini di Indonesia berada di Lapas.

"Namun dari hasil yang kita lakukan, tidak ada narapidana yang menderita HIV/Aids di Lapas kita," tambahnya.