kolom melintang

Tuesday, March 24, 2015

SILSILAH SYEH SITI JENAR

SILSILAH SYEH SITI JENAR

Sayyid Syeh Abdul Jalil, adalah nama asli dari Syaikh Siti Jenar ( Sidi Jenar ) atau Syaikh Lemah Abang atau Syaikh Jabaranta.

Adapun silsilah beliau adalah sebagai berikut ;

1. NABI MUHAMMAD SAW.
2. SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRO'
3. SAYYIDINA HUSEIN AS-SIBTI ( Assabti )
4. SAYYIDINA ZAINAL ABIDIN
5. SAYYIDINA MUHAMMAD AL-BAQIR
6. SAYYIDINA JA'FAR ASH-SHODIQ
7. SAYYIDINA QOSIM AL-KAMIL ( ALI AL-UROIDHI )
8. SAYYIDINA MUHAMMAD AN-NAQIB ( IDRIS )
9. SAYYIDINA ISA AL-BASRI ( AL-BAQIR )
10. SAYYIDINA AHMAD AL-MUHAJIR
11. SAYYIDINA UBAIDILLAH
12. SAYYIDINA MUHAMMAD
13. SAYYIDINA ALWI
14. SAYYIDINA ALI QOSAM
15. SAYYIDINA MUHAMMAD
16. SAYYIDINA ALWI AMIR FAQIH
17. SAYYIDINA ABDUL MALIK
18. SAYYIDINA ABDULLOH KHON ( AMIR ), beliau ini mempunyai 2 putra ;

(1). SAYYID AHMAD SYAH JALALUDDIN
(2). SAYYID SYEH ABDUL QODIR KAILANI — beliau mempunyai putra bernama SAYYID SYEH DATUK ISA ( menetap di Malaka )— berputra SAYYID SYEH DATUK SHOLIH — beliau ini mempunyai putra yang bernama SAYYID SYEH ABDUL JALIL ( Datuk Abdul Jalil ) yang mashur dengan julukan SYEH SITI JENAR atau SYEH LEMAH ABANG atau SYEH JABARANTA.

* Silsilah ini saya sadur dari Babad Tanah Sunda dan Babad Cirebon, Hal. 100-101, yang telah diterjemahkan dari manuskrip asli tulisan huruf Pegon atau huruf Arab berbahasa Cirebon Madya oleh Pangeran Sulaeman Sulendraningrat , seorang Rama Guru Tarekat Satariyyah di Pengguron Caruban Krapyak Kaprabonan Cirebon, sekaligus dzurriyyah Sunan Gunung Jati yang ke 14.

————
Danny Ma'shoum, Sidoarjo

Dibawah ini adalah ilustrasi foto Syeh Siti Jenar

SILSILAH JOKO TINGKIR

SILSILAH JOKO TINGKIR ( SAYYID ABDURROHMAN )

Ada 2 buah kitab ( buku ) yang saya pakai acuan untuk penulisan silsilah, yang ditulis oleh dua orang Mursyid ;
1. Napak Tilas Auliya' Mataram, Karya Al-Arifu billah KH. Muhammad Djamaluddin Ahmad, TambakBeras-Jombang ( Mursyid Tarekat Syadziliyyah )

2. Babad Tanah Pasundan dan Babad Cirebon, Karya Pangeran Sulaeman Sulendraningrat, Kaprabonan-Cirebon ( Maha Guru Tarekat Satariyyah, cucu ke-14 Syarif Hidayatulloh / Sunan Gunung Jati ).

1. SAYYIDINA WA MAULANA MUHAMMAD SAW.
2. SAYYIDAH FATHIMAH AZ-ZAHRO'
3. AL-IMAM AL-HUSEIN AS-SIBTHI
4. AL-IMAM 'ALI ZAINAL 'ABIDIN
5. AL-IMAM MUHAMMAD AL-BAQIR
6. AL-IMAM JA'FAR ASH-SHODIQ
7. AL-IMAM 'ALI AL-'UROIDHI
8. AL-IMAM MUHAMMAD AN-NAQIB
9. AL-IMAM 'ISA AN-NAQIB
10. AL-IMAM AHMAD AL-MUHAJIR ILALLOH
11. AL-IMAM 'UBAIDILLAH
12. AS-SAYYID 'ALAWY
13. AS-SAYYID MUHAMMAD
14. AS-SAYYID 'ALAWY
15. AS-SAYYID 'ALI KHOLI' QOSAM
16. AS-SAYYID MUHAMMAD SHOHIB AL-MIRBATH
17. AS-SAYYID 'ALAWY
18. AS-SAYYID AMIR ABDUL MALIK
19. AS-SAYYID ABDULLOH 'ADZHOMAH KHON
20. AS-SAYYID AHMAD SYAH JALAL
21. MAULANA JAMALUDDIN AKBAR AL-HUSEIN.      Beliau ini mempunyai 4 putra, yaitu ;

(1). MAULANA ISHAQ
(2). MAULANA IBROHIM AS-SAMARQONDI
(3). MAULANA 'ALI NURUDDIN ( NURUL ALIM )
(4). MAULANA ZAINUL BAROKAT ( ZAINUL ALAM )

Dari ke-4 putra Maulana Jamaluddin Akbar Al-Husein ini menurunkan beberapa putra-putri ;

1. MAULANA ISHAQ yang menikah dengan Dewi Sekardadu mempunyai anak bernama MAULANA AINUL YAQIN ( Raden Paku / Sunan Giri )— dan pernikahannya dengan istri yang lain (?) menurunkan putra-putri bernama ;
(1). MAULANA ABDUL QODIR ( Syaikh Dzatul Kafi )
(2). SAYYIDAH SHUFIYYAH ( istri Sunan Drajad )
(3). MAULANA ABDULLOH FAQIH SYIHABUDDIN ( Pangeran Pandan Arum / Aryo Pengging / Kebo Kenongo ) yang berputra SAYYID ABDURROHMAN ( JOKO TINGKIR / Mas Karebet / Sultan Hadiwijaya )

2. MAULANA IBROHIM AS-SAMARQONDI ( mempunyai putra bernama SAYYID ALI ROHMATULLOH ( Sunan Ampel ) dan SAYYID ALI MURTADHO ( Raden Santri )

3. MAULANA ALI NURUDDIN / NURUL ALIM mempunyai putra bernama MAULANA ABDULLOH 'IMADUDDIN ( Sultan Mesir ) berputra MAULANA SYARIF HIDAYATULLOH ( Sunan Gunung Jati ) dan SYARIF NURULLOH ( penerus Kesultanan Mesir )

4. MAULANA ZAINUL BAROKAT / ZAINUL ALAM berputra MAULANA MALIK IBROHIM.

* Silsilah diatas saya sadur dengan sistematika ringkas dan beberapa penjelasan dari buah karya Syaikhi wa Murobbi ruhii Al-Mursyid KH. Muhammad Djamaluddin Ahmad, Tambak Beras-Jombang, yang berjudul Napak Tilas Auliya' Mataram, Hal. 16.

Dilain kesempatan insya Alloh akan kami tuturkan versi Babad Demak nya, beserta silsilah Syaikh Siti Jenar..
————
*Danny Ma'shoum
Sidoarjo 25-3-2015.

Monday, March 23, 2015

ARTI SEBUAH KEIKHLASAN

MAKNA IKHLAS BESERTA TANDA-TANDANYA DAN RIYA' DALAM PANDANGAN ULAMA SUFI ( MUTASHOWWIFUN )

Definisi-definisi Ikhlas dan tanda-tandanya beserta riya menurut para Ulama Sufi ini saya sadur dari kitab " Ad-Durrotun Nafisah min Syuruhil Hikam al 'Athoiyyah li Qoshdi Mahabbatillah ", Hal. 76-91, karya Syaikhy wa murobbi ruhiy KH. Muhammad Djamaluddin Ahmad, Tambak Beras-Jombang.

( * ) Syaikh Junaid Al-Baghdady ( w. 297 H / 910 M ) ;

الإخلاص تصفية العمل من الكدورات

" Ikhlas adalah, membersihkan amal dari kotoran-kotoran amal ".

( * ) Syaikh Sahl bin Abdillah Al-Tustary ( w. 200-283 H / 815-896 M ) ;

الإخلاص ان يكون سكون العبد وحركاته لله تعالى خاصة

" Ikhlas adalah, apabila semua diam dan geraknya hamba hanya khusus karena Alloh Ta'ala semata ".

( * ) Sayyid Abu Bakar bin Sayyid Muhammad Syatho' Ad-Dimyathi ( muallif kitab Ianatut Tholibin ) ;

الإخلاص ان يكون قصد الانسان في جميع طاعته واعماله مجرد التقرب الى الله تعالى

" Ikhlas adalah, apabila tujuan manusia dalam semua amal ibadahnya melulu hanya pendekatan diri kepada Alloh Ta'ala ".

* Abu Utsman Al-Makki ;

الإخلاص نسيان رؤية الخلق بدوام النطر الى الخالق فقط

" Ikhlas adalah, melupakan memandang makhluq dengan selalu memandang Kholiq saja ".

( * ) Al-Harits Al-Muhasibi ( w. 243 H / 857 M ) ;

الإخلاص هو اخراج الخلق عن معاملة الربّ

" Ikhlas adalah, tidak memandang makhluq dari ibadah kepada Tuhan ".
—————
RIYA' DAN ANTISIPASINYA

( * ) Sayyid Abdulloh bin Alwy Al-Haddad dalam kitabnya An-Nashoih ad Diniyyah ;

الذي يعمل لقصد التقرب الى الله تعالى وطلب مرضاته وثوابه هو المخلص، والذي يعمل لله ولمراآت الناس هو المرآئى وعمله غير مقبول، والذي يعمل لمراآت الناس فقط ولو لا الناس لم يعمل اصلا امره خطر هائل، وريائه رياء المنافقين نعوذ بالله من ذلك ونسأله العافية من جميع البليات

" Orang yang beramal karena tujuan taqorrub ( pendekatan diri ) kepada Alloh Ta'ala serta mencari ridho dan pahalaNya, orang tersebut adalah Mukhlis ( orang yang ikhlas ). Dan orang yang beramal karena Alloh Ta'ala dan karena riya' ( pamer ) pada masyarakat, maka orang itu adalah riya' ( tukang pamer ) dan amalnya tidak diterima. Dan orang yang beramal hanya karena riya' pada masyarakat, dan seandainya tidak ada masyarakat maka ia tidak akan beramal sama sekali. Maka persoalan orang itu adalah sangat dikhawatirkan dan berbahaya, dan riya'-riya'nya termasuk riya' nya orang munafiq. Kami mohon perlindungan kepada Alloh Ta'ala dari hal-hal tersebut dan kami mohon kepada Alloh Ta'ala agar selamat dari semua ujian ".

( * ) Syaikh Ali bin Ahmad Al-Jaizi, dalam kitabnya Tuhfatul Khowwash, menjelaskan tentang kedudukan riya' ;

الرياء هو فعل العبادة بقصد اطلاع الناس لتحصيل مال او جاه او مدح وهو من الكبائر، وكل عمل خالطه الرياء فهو باطل مردود، واما غيره كحج مع تجارة وطهارة مع تبرد ففيه الثواب بقدر باعث الآخرة ولو مغلوبا، والرياء يدخل كل الاعمال حتي الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم على الاصح كما افتى به شيخ الاسلام والرملي

" Riya adalah melakukan ibadah dengan tujuan supaya dilihat oleh masyarakat agar memperoleh harta, kedudukan atau pujian. Riya' itu termasuk dosa besar ( dalam hati ). Semua amal yang dicampur dengan riya' adalah batal dan tertolak. Adapun amal yang lain seperti Haji disertai dengan dagang, dan bersuci disertai dengan tujuan mendapatkan rasa segar dibadan, maka amal itu ada pahalanya sebatas dorongqn karena akhirat walaupun hanya sedikit. Dan riya' itu bisa masuk kedalam semua amal hingga membaca sholawat Nabi SAW ( pun bisa kemasukan ). Hal ini menurut Syaikhul Islam Zakaria al-Anshori dan Imam Ar-Romli ".

Kemudian dalam Kitab Nashoihud Diniyyah nya, As-Sayyid Abdulloh bin Alwy Al-Haddad memberi solusi agar terhindar dari penyakit riya' sebagaimana kata beliau ;

ومهما خاف على نفسه الرياء فليخف اعماله ويفعلها في السر حيث لا يطلع عليه الناس فذلك احوط واسلم وهو افضل مطلقا اعني العمل في السر حتي لمن لم يخف على نفسه الرياء الا للمخلص الكامل الذي يرجو اذا اظهر العمل ان يقتدي به الناس فيه نعم ومن الاعمال ما لا يتمكن الانسان من فعله الا ظاهرا كتعلم العلم وتعليمه وكالصلاة في الجماعة والحج والجهاد ونحو ذلك فمن خاف من الرياء حال فعله شيئا من هذه الاعمال الظاهرة فليس ينبغي له ان يتركه بل عليه ان يفعله ويجتهد في دفع الرياء عن نفسه ويستعين بالله تعالى فانه نعم المولى ونعم المعين

" Seandainya seseorang itu mengkhawatirkan dirinya terjangkit riya', maka hendaklah ia merahasiakan amal-amalnya dan melakukannya secara samar, sekiranya masyarakat tidak melihatnya. Hal yang demikian itu adalah lebih berhati-hati dan lebih selamat. Dan amalan sirri itu adalah lebih utama secara muthlaq hingga bagi orang yang tidak menghawatirkan dirinya terjangkit penyakit riya', kecuali bagi orang yang sempurna keikhlasannya ( al-Mukhlis al-Kamil ) yang memperlihatkan amalnya dengan harapan agar amal perbuatannya diikuti oleh masyarakat. Dari berbagai macam amal, ada amal yang manusia tidak mungkin melakukannya kecuali dengan jelas dan tampak, seperti menuntut ilmu, mengajarkan ilmu, sholat berjamaah, beribadah haji, berperang dan sesamanya. Barang siapa yang khawatir terjangkit riya, maka seharusnya ia tidak meninggalkan amal-amal itu, bahkan harus melakukannya dan berusaha dengan keras untuk menolak riya' dalam dirinya serta memohon pertolongan Alloh SWT, karena Alloh adalah sebaik-baik Dzat Yang Menguasai dan sebaik-baik Dzat Yang Menolong ".

————

TANDA-TANDA IKHLAS

( * ) Imam Al-Ghozali ( 450-505 H ) ;

علامة الأخلاص ان يكون الخاطر يألفه في الخلوة كما يألفه في الملاء، ولا يكون حضور الغير هو السبب في حضور الخاطر كما لا يكون حضور البهيمة سببا في ذلك فما دام يفرق في احواله بين مشاهدة إنسان ومشاهدة بهيمة فهو خارج عن صفو الإخلاص مدنس الباطن بالشرك الخفي من الرياء وهذا شرك اخفى في قلب ابن آدم من دبيب النملة السوداء في الليلة الظلماء على الصخرة الصماء.

" Tanda-tanda ikhlas ialah, apabila khothir ( Bhs Jawa : Krentek'e ati ) merasa senang ditempat yang sepi, seperti halnya senang diantara banyak orang, dan kedatangan orang lain tidak menjadi sebab datangnya khotir ( krentek'e ati ), seperti halnya datangnya binatang tidak menjadi sebab datangnya khothir tersebut. Maka seseorang itu masih membeda-bedakan dalam tingkah lakunya antara dilihat manusia dan dilihat binatang, berarti ia keluar dari kejernihan ikhlas dan mengotori hatinya dari syirik khofi, yang dimana syirik khofi itu lebih samar daripada merayapnya semut hitam dimalam yang gelap diatas batu besar yang keras ".

( * ) Syaikh Abu Madyan Al-Hadidy, dalam kitab al-Hikam ;

علامة الإخلاص ان يفنى عنك الخلق في مشاهدة الحق

" Tanda-tanda ikhlas adalah, apabila telah sirna darimu memandang makhluk dalam memandang Al-Haq ".

( * ) Syaikh Ahmad bin 'Alan, dalam syarahnya ;

اذ حقيقة الإخلاص : الخلوص من شهود الاكوان والدخول في مقام الاحسان

" Karena hakekatnya ikhlas adalah lepas dari memandang makhluk dan masuk didalam maqom ihsan ".

( * ) Imam Al-Ghozali r.a ;

الاصل في الإخلاص استواء السريرة والعلانية

" Asal ( pokok ) didalam keikhlasan adalah kesamaan antara isi hati dan perbuatan lahiriyah ".

Dalam hal ini seperti yang dikatakan Umar ibn Al-Khottob r.a kepada seorang lelaki ;

عليك بعمل العلانية، قال : يا أمير المؤمنين وما عمل العلانية ؟، قال : ما اذا اطلع عليك لم تستحي منه

" Berpeganglah dengan amal 'alaniyyah ( amal yang tampak ). Laki-laki itu bertanya ; " Wahai amirul mukminin apakah amal 'alaniyyah itu ?". Umar menjawab ;" Yaitu amal yang apabila kamu dilihat orang, maka kamu tidak merasa malu kepadanya ".

Abu Muslim al-Khaulani r.a. berkata ;

ما عملت عملا أبالب ان يطلع الناس عليه الا اتياني اهلي والبول والغائط وهذه درجة عظيمة لا ينالها كل احد

" Tidaklah aku mengerjakan suatu amal yang aku peduli dilihat manusia kecuali bersenggama dengan istri, kencing dan berak. Hal ini merupakan derajat yang sangat agung, yang tidak semua orang dapat memperolehnya ".

( * ) Syaikh Fudhail bin 'Iyadh ( 105-187 H / 723-803 M ) ;

ترك العمل لأجل الناس رياء ، والعمل لأجل الناس شرك ، والإخلاص ان يعافيك الله منهما

" Meninggalkan amal karena manusia adalah riya' ( pamer ), dan beramal karena manusia adalah syirik, sedangkan ikhlas adalah engkau diselamatkan oleh Alloh dari keduanya ".

( * ) Imam Al-Ghozali r.a. ;

واما ترك الطاعة خوف الرياء فلا وجه له بل ينبغي ان يعمل ويخلص الا اذا كان العمل فيما يتعلق بالخلق كالقضاء والامانة والوعظ فاذا علم من نفسه انه بعد الخوض فيه لا يملك نفسه بل يميل الى دواعي الهوى فيجب عليه الاعراض والهرب كذلك فعل جماعة من السلف.

" Adapun meninggalkan taat karena takut riya ', maka tidak ada alasan untuk hal itu, bahkan seyogyanga ia tetap beramal dan berusaha ikhlas, kecuali apabila amal itu tentang sesuatu yang berkaitan dengan makhluk, seperti menjadi Qodhi ( hakim ), memegang amanah, memberikan mau'idzhoh. Maka apabila ua mengetahui dari dirinya bahwa sesungguhnya setelah ia menyelami begitu dalam ia tidak dapat menahan nafsunya bahkan cenderung pada pengaruh-pengaruh hawa nafsu, maka wajib baginya untuk lari dan berpaling dari pekerjaan itu. Demikian itu adalah perilaku sebagian besar orang-orang salaf ".

Mudah-mudahan bermanfaat.
———————
Sidoarjo , Selasa 24-3-2015.

Danny Ma'shoum.

Tuesday, March 17, 2015

BIDADARI DUNIA

PARA BIDADARI DUNIA

Ada keterangan cukup menarik dari kitab Ihya' Ulumiddin nya Imam Al-Ghozali, seputar karakter wanita yang sebagian para Ulama besar dahulu menjatuhkan pilihannya pada sosok-2 yang layak dijadikan istri sebagai pendamping hidup dan sudah barang tentu demi kemaslahatan agama tentunya. Dan hal ini memungkinkan bahwa istri-2 beliau ( para Ulama ) ini adalah sosok bidadari bagi pribadi mereka. Dan bagaimana pula nasehat-nasehat salafus sholih dalam hal ini.

Dalam kitab Ihya' Ulumiddin-nya Imam Al-Ghozali, Jilid 2, Hal. 40. dituturkan sebagai berikut ;

والغرور يقع في الجال والخلق جميعا فيستحب ازالة الغرور في الجمال بالنظر و الخلق بالوصف والاستيصاف فينبغى ان يقدم ذلك علي النكاح ولا يسوصف  في اخلاقها وجمالها الا من هو بصير صادق خبير بالظاهر والباطن  ولا يميل اليها فيفرط في الثناء ولا يحسدها فيقصر فالطباع مائلة في مبادى النكاح ووصف المنكوحات الي الافراط والتفريط وقل من يصدق فيه  ويقتصد بل الخداع والاغراء أغلب والاحتياط فيه مهم لمن يخشى علي نفسه التشوف الي غير زوجته .فاما من اراد من الزوجة مجرد السنة اوالولد او ندبير المنزل فلو رغب عن الجمال فهو الي الزهد اقرب لأنه علي الجملة باب من الدنيا وان كان قد يعين علي الدين في حق بعض الاشخاص، قال ابو سليمان الداراني الزهد في كل شيئ حتى في المرأة يتزوج الرجل العجوز إثارا للزهد في الدنيا، وقد كان مالك بن دينار رحمه الله يقول يترك احدكم ان يتزوج يتيمة فيؤجر فيها إن اطعمها وكساها تكون خفيفة المؤنة ترضي باليسير ويتزوج بنت فلان وفلان يعني ابناء الدنيا فتشتهى عليه الشهوات وتقول اكسنى كذا وكذا، واختار احمد بن حنبل عوراء علي اختها جميلة فسأل من اعقلهما فقيل العوراء فقال زوجونى اياها فهذا دأب من لم يقصد التمتع.
فاما من لا يؤمن علي دينه مالم يكن له مستمتع فليطلبالجمال فالتلذذ بالمباح حصن للدين.
وقد قيل اذا كانت المرأة حسناء خيرة الاخلاق سوداء الحدقة والشعر كبيرة العين بيضاء اللون محبة لزوجها قاصرة الطرف عليه فهي صورة الحور العين فان الله تعالي وصف نساء اهل الجنة بهذه الصفة في قوله — خيرات حسان—اراد باخيرات حسنات الاخلاق، وفي قوله — قاصرات الطرف — وفي قوله — عربا اترابا — العروب هي العشقة لزوجها المشتهية للوقاع وهي تتم اللذة والحور البياض والحوراء شديدة بياض العين شديدة سوادها في سواد الشعر والعيناء الواسعة العين.

Terperdaya itu terjadi lantaran kecantikan bersama dengan budi pekerti. Maka disunnahkan menghilangkan terperdaya pada kecantikan itu dengan melihat dan terperdaya dengan budi pekerti saja, dengan disifatkan dan diperhatikan sifat-2 dari karakter wanita yang akan dinikahi. Maka sebaiknya yang demikian itu didahulukan dari pernikahan, dan tidaklah diterima pensifatan tentang budi pekerti dan kecantikan wanita yang akan dinikahi itu selain dari orang yang melihat benar, dapat dipercaya dan mengetahui dengan lahir dan batin, serta netral ( tidak condong ) pada wanita itu ( sampai ) berlebihan memujinya, dan tidak dengki pada wanita itu sehingga ia tak perlu berlama-lama dengan hal beginian.
Sifat manusia itu condong mengenai hal-2 yang menyangkut dengan hal-2 pada awal pernikahan dan pensifatan terhadap wanita-2 yang akan dinikahi, berkaitan dengan kelebihan-2 dan kekurangan-2nya. Dan sedikit sekali orang yang menjelaskan secara jujur dan menyederhanakan akan hal ini, tetapi menipu dan menjelek-jelekkannya yang lebih banyak terjadi. Maka dari itu, berhati-hatilah mengenai hal yang demikian ini, adalah penting sekali bagi orang khawatir terhadap dirinya sendiri akan memperoleh yang tidak pantas untuk dijadikan istrinya.
Adapun orang yang berkeinginan menikah semata-mata mengikuti sunnah atau memperoleh keturunan dan untuk mengatur rumah tangga, maka kalau ia tidak menghendaki kecantikan niscaya ia lebih mendekati kepada zuhud. Karena kecantikan itu umumnya adalah suatu pintu dari duniawi, meskipun bagi sebagian orang terkadang dapat membantu dalam hal agama.

Imam Abu Sualaiman Ad-Daroni berkata : " Zuhud itu terdapat pada tiap-tiap hal, bahkan terhadap wanita yang dinikahi oleh seorang laki-laki atas wanita yang sudah tua bangka, oleh karena mengutamakan kezuhudan di dunia ".
Malik bin Dinar rahimahulloh berkata : " Salah seorang darimu meninggalkan menikahi wanita yatim, lalu diupahinya wanita itu. Kalau ia memberi makan dan pakaian, maka perbelanjaan terhadap wanita itu adalah ringan, yang rela dengan yang sedikit. Dan ia mengawini anak sifulan dan sifulan lainnya, yaitu anak-anak dunia, maka bergejolaklah hawa nafsunya, dan wanita itu berkata : " Berilah aku pakaian ini dan itu ".

Imam Ahmad bin Hanbal memilih wanita yang matanya juling dari saudara nya yang cantik untuk dijadikan istrinya, maka beliau bertanya ," Siapakah yang paling berakal diantara kedua wanita itu ? Maka orang menjawab, " Yang juling itu ". Lalu Imam Ahmad bin Hanbal berkata ," Nikahkan aku dengan wanita itu ".   Maka inilah sifatnya orang-2 yang tidak tertuju pada kesenangan semata-mata.
Adapun orang yang tidak merasa aman terhadap agamanya, selagi ia tidak mempunyai tempat kesenangan, maka hendaklah mencari kecantikan. Sebab memperoleh kelezatan dengan yang diperbolehkan adalah benteng bagi Agama.

Dan sungguh telah dikatakan, bahwa apabila wanita itu cantik, baik budi pekertinya, hitam pekat mata dan rambutnya, besar matanya, putih kuning warnanya, mencintai suaminya, tidak banyak memandang kepada suaminya, maka wanita yang demikian itu adalah bentuk BIDADARI. ( karena ) Sesungguhnya Alloh Ta'ala mensifatkan wanita-wanita penduduk surga dengan sifat-sifat tadi. Sebagaimana dalam firmanNya ;

...خيرات حسان

yang artinya," Didalam surga itu bidadari-bidadari yang baik, cantik jelita " ( Suroh Ar-Rohman, juz 27, ayat 70 ). Yang dimaksud dengan " Khoirotun " adalah yang baik akhlaqnya.
Dan dalam firmanNya lagi ;

..قاصرات الطرف

yang artinya :" Didalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya..." ( Suroh Ar-Rohman, juz 27, ayat 56 ).

Dan firmanNya lagi :

عربا اترابا

yang artinya :" Penuh kecintaan dan sebaya umurnya ". ( Suroh Al-Waqiah, juz 27, ayat 37 )
'Uruban itu artinya ; wanita itu asyik kepada suaminya, amat rindu dengan persetubuhan, dan dengan persetubuhan itu sempurnalah kelezatan. Dan bidadari itu matanya putih, rambutnya hitam mengikal dan matanya agak meluas ".

—————
*Danny Ma'shoum
Sidoarjo, 17 Maret 2015


Saturday, March 14, 2015

ARTI SAHABAT DALAM PERSPEKTIF IMAM AL-GHOZALI

ARTI SAHABAT DALAM PERSPEKTIF HUJJATUL ISLAM IMAMUNA ABUL HAMID MUHAMMAD BIN MUHAMMAD AL-GHOZALI.

Judul diatas saya tampilkan oleh karena termotivasi dalam sebuah hadist Rosululloh SAW ;

المرء علي دين خليله فلينظر احدكم من يخالل

" Seseorang itu akan mengikuti pendirian sahabat karibnya, karena itu perhatikanlah olehmu siapakah yang dikawaninya ".

Serta termotivasi dari beberapa keluhan sahabat-sahabat saya ( bukan hanya satu atau dua orang yang mengatakan kepada saya, terutama sebagian sahabat TKW diluar negeri yang masih eksis didunia maya ini ) oleh karena menjadi korban " keindahan bahasa " berdalih agama yang justru dilakukan teman sendiri. Dan bahkan hebatnya lagi, sebagian dari mereka menganggapnya sebagai guru ataupun ustadz pembimbing dalam pemahaman bagi kemaslahatan agama mereka, yang mungkin saja dikarenakan suatu keadaan yang tidak memungkinkan sehingga beberapa sahabat saya berinisiatif belajar lebih jauh tentang Islam melalui jejaring sosial. Berjuta-juta uang telah mereka gelontorkan sebagai bukti atas kekaguman pada sosok yang mereka kagumi di dunia maya ini sebagai bentuk presentasi " keindahan kata-kata " yang diucapkan oleh sosok-2 yang mereka kagumi ini. Saya yang lemah dan tak lepas dari kekhilafan ini hanya bisa mengatakan ," IT'S AMAZIIIIIINGGGG ".

Dalam realita kehidupan, seseorang tak bisa lepas dari yang namanya persahabatan. Adakalanya sahabat itu dalam kehidupan seseorang sangat begitu berarti dalam membantu menggapai cita-cita luhur dalam kemaslahatan pribadinya, terlebih dalam kemaslahatan agamanya. Seorang sahabat bukanlah ia yang selalu memanfaatkan kebaikan seseorang demi keuntungan pribadinya semata. Nah....dalam hal ini Imamuna Al-Ghozali mengisahkan dalam kitab Ihya' nya akan hakekat dari sebuah persahabatan yang sesungguhnya, sebagaimana yang termaktub dalam kitab Ihya' Ulumiddin, Jilid 2, Hal. 169 ;

واما حسن الخلق فقد جمعه علقمة العطاردى في وصيته لابنه حين حضرته الوفاة قال : يا بني اذا عرضت لك الي صحبة الرجال حاجة فاصحب من اذا خدمته صانك وان صحبته زانك وان قعدت بك مؤنة مانك، اصحب من اذا مددت يدك بخير مدها وإن راى منك حسنة عدها وإن راى منك سيئة سدها، اصحب من اذا سألته اعطاك وإن سكت ابتداك وإن نزلت بك نازلة واساك، اصحب من اذا قلت صدق قولك وإن حاولتما أمرا أمرك وان تنازعتما آثرك فكانه جمع بهذا جميع حقوق الصحبة وشرط ان يكون قائما بجميعها.  قال ابن اكثم قال المأمون فاين هذا فقيل له أتدرى لم اوصاه بذلك قال لا قال لانه اراد ان لا يصحب احدا. وقال بعض الأدباء لا تصحب من الناس الا من يكتم سرك ويستر عيبك فيكون معك في النوائب ويؤثرك بالرغائب وينشر حسنتك ويطوى سيئتك فان لم تجده فلا تصحب الا نفسك، وقال علي رضي الله عنه :

إن اخاك الحق من كان معك * ومن يضر نفسه لينفعك
ومن اذا ريب زمان صدعك * شتت فيه شمله ليجمعك

وقال بعض العلمآء : لا تصحب الا أحد رجلين رجل تتعلم منه شيئا من أمر دينك فينفعك او رجل تعلمه شيئا في امر دينه فى امر دينه فيقبل منك والثالث فاهرب منه.

Adapun budi pekerti yang baik, maka telah dikumpulkan oleh 'Alqomah Al-'Athoridy didalam wasiatnya kepada anaknya ketika ia akan menjelang wafat. Ia berkata ," Hai anakku, Apabila datang keperluan bagimu untuk berteman dengan seseorang, maka bertemanlah dengan orang yang dimana apabila engkau melayaninya, maka ia senantiasa menjagamu. Dan jika engkau menemaninya, maka ia menimbang dengan sebuah penghargaan terhadap dirimu. Dan jikalau engkau memperlukan perbelanjaan, niscaya ia membelanjaimu. Bertemanlah dengan orang, apabila engkau mengulurkan tanganmu kepadanya dengan kebaikan, maka ia pun mengulurkan tangannya pula. Jikalau dia melihat dalam dirimu suatu kebaikan, maka ia senantiasa menyebut kebaikan itu. Dan apabila ia melihat keburukan dalam dirimu, maka ia senantiasa menutupinya. Bertemanlah dengan orang yang apabila engkau meminta sesuatu kepadanya, maka ia memberimu. Dan jikalau engkau berdiam diri, niscaya ia mengawalinya terlebih dulu akan pemberiannya. Dan apabila datang kepadamu suatu bencana, ia senantiasa menolongmu. Dan bertemanlah dengan orang yang apabila engkau berkata ( benar ) maka ia membenarkan ucapanmu. Dan kalau kamu berdua berusaha dalam urusan sesuatu, maka ia selalu mementingkan urusanmu terlebih dulu. Dan apabila kamu berdua berselisih akan sesuatu, niscaya ia mengutamakan dirimu.
Dalam nasehat ini, seakan-akan 'Alqomah Al-'Athoridy mengumpulkan dengan perkataannya itu akan segala hak persahabatan. Dan di syaratkannya agar anaknya itu menjalankan semua nasehatnya. Berkata Ibnu Aktsam : " Al-Ma'mun berkata, " Dari manakah ini ? ". Lalu orang mengatakan kepada Al-Ma'mun, " Adakah engkau mengetahui, mengapa Alqomah mewasiatkan seperti itu kepada anaknya ?". Al-Ma'mun menjawab , " Tidak tahu ". Lalu orang itu menjawab ," Karena Alqomah bermaksud agar anaknya tidak akan berkawan dengan seseorang ".

Sebagian pujangga berkata, " Janganlah kamu berteman, kecuali dengan orang yang menyembunyikan rahasiamu serta menutupi kekuranganmu. Lalu ia selalu bersamamu dalam suka dan duka. Dia mendahulukanmu dalam segala duka dan cita. Dia menyiarkan kebaikanmu dan menyembunyikan keburukanmu. Jika engkau tidak memperoleh orang yang seperti itu, maka janganlah berteman selain dengan dirimu sendiri ".

Sayyidina 'Ali ibn Abi Tholib bersyair :

" Temanmu yang sebenarnya,
Ialah orang yang ada bersamamu.
Dan orang yang menyusahkan dirinya,
Supaya ia bermanfaat bagimu.

Pada waktu membimbangkan,
Ia berterus terang kepadamu.
Dia sendiri pecah berantakan,
Supaya engkau terkumpulkan selalu ".

Berkata sebagian Ulama : " Janganlah kamu berteman, selain dengan salah seorang dari dua ;
1. Orang yang engkau pelajari darinya sesuatu tentang urusan agamamu.
2. Atau orang yang engkau ajarkan sesuatu tentang urusan agama, lalu ia menerima pengajaranmu.

( nukilan teks saya cukupkan sampai disini dari pembahasan dari Ihya' nya Imam Al-Ghozali diatas )

Sebagian Hukama' mengatakan ;

صديقك من صدقك لا من صدّقك

" Temanmu, adalah ia yang selalu menunjukkan kebenaran kepadamu, bukan orang yang selalu membenarkanmu ".

Dan dalam maqolatus Sufiyyahnya yang ke-53, Imam Ibnu 'Athoillah As-Sakandariy Al-Mishry berkata ;

لا تصحب من لا ينهضك حاله ولا يدلك علي الله مقاله

" Jangan berteman dengan seseorang yang amal perbuatannya tidak dapat membangkitkan semangatmu dalam taat kepada Alloh, dan yang tidak memimpinmu kejalan Alloh akan kata-katanya ".

Ahli syair berkata ;

من عاشر الاشراف عاش مشرفا ومعاشر الانذال غير مشرف

" Siapa yang bergaul dengan orang-orang baik, maka akan mulia hidupnya. Dan yang bergaul dengan yang rendah akhlaqnya, pasti tidak akan mulia hidupnya ".

Dalam Syarhul Hikam, juz 1, Hal. 37, Karya Allamah wal Habr Al-Bahr Al-Fahamah Imam Muhammad Ibn Ibrohim yang dikenal dengan panggilan Ibnu 'Ibad An-Nafari ar-Randiy, menukil perkataan imam Sufyan Ats-Tsaury yang berkata ;

من عاشر الناس داراهم ومن داراهم را آهم ومن را آهم وقع فيما وقعوا فهلك كما هلكوا

" Siapa yang bergaul dengan orang banyak harus mengikuti mereka, dan siapa yang mengikuti mereka harus bermuka-muka pada mereka, dan siapa yang bermuka-muka kepada mereka, maka akan binasa seperti mereka pula ".

Kemudian dihalaman yang sama, beliau menukil pula perkataan sufi agung, Sahl ibn Abdulloh Al-Tustariy ;

قال سهل بن عبد الله رضي الله تعالى عنه احذر صحبة ثلاثة اصناف من الناس الجبابرة الغافلين والقرآء المداهنين والمتصوفة الجاهلين

" Telah berkata Sahl bin Abdulloh r.a. : " Berhati-hatilah, jangan berteman dengan tiga macam manusia ;
(1). Pejabat pemerintah yang kejam.
(2). Ahli baca Al-Qur'an yang suka mencari muka.
(3). Orang tasawuf gadungan ( bodoh tentang hakikat tasawuf )

* 14 Maret 2015. Atas nama semua sahabat-sahabatku, mudah-mudahan hal diatas bisa menjadi suatu yang bermanfaat bagi kita umumnya dan saya yang dhoif ini khususnya.

Friday, March 13, 2015

KEDUDUKAN LAFADZ " BALAA " DALAM KAIDAH TATA BACA AL-QUR'AN

KEDUDUKAN LAFADZ " BALAA / بَلَى  DALAM KAITANNYA DENGAN TATA BACA AL-QUR'AN.

Semua lafadz  " بلى  " ( Balaa ) yang terdapat didalam Al-Qur'an itu ada 22 tempat. Dalam segi kedudukannya terkait kaidah tata baca Al-Qur'an, lafadz " Balaa " ini dibagi menjadi 3 bagian.

(1). Lafadz " Balaa " ( بلى ) yang baik diwaqofkan ketika membacanya, sekalipun tidak ada tanda waqof. Dimana didalam Al-Qur'an terdapat pada 10 tempat :

1. ما لا تعلمون © بلى , Suroh Al-Baqarah, Juz 1, ayat 80.
2. ان كنتم صادقين © بلى , Suroh Al-Baqarah, Juz 1, ayat 111.
3. اولم تؤمن قال بلى ، Suroh Al-Baqarah, juz 3, ayat 260.
4. وهم يعلمون © بلى ، Suroh Ali-'Imron, juz 3, ayat 75.
5. الست بربكم قالوا بلى، Suroh Al-A'rof, juz 9, ayat 172.
6. ...تعمل من سوء بلى ، Suroh An-Nakhl, juz 14, ayat 28.
7. علي ان يخلق مثلهم بلى ، Suroh Yasin, juz 23, ayat 81.
8. بالبينات قالوا بلى ، Suroh Al-Ghofir, juz 24, ayat 50.
9. على ان يحيى الموت بلى ، Suroh Al-Ahqof, juz 26, ayat 33.
10. ان لن يحور © بلى ، Suroh Al-Insyiqoq, juz 30, ayat 14.

(2). Lafadz " Balaa " ( بلى ) yang baiknya diwasholkan. Dan didalam Al-Qur'an ada 7 tempat :

1. قالوا بلى وربنا ، Suroh Al-An'am , juz 7, ayat 30.
2. ..من يموت © بلى وعدا.... ، Suroh An-Nakhl, juz 14, ayat 38.
3. قل بلى وربّي.. ، Suroh As-Saba' , juz 22, ayat 3.
4. بلى قد جائتك.. ، Suroh Az-Zumar, juz 24, ayat 59.
5. قالوا بلى وربنا.. ،Suroh Al-Ahqof, juz 26, ayat 34.
6. قل بلى وربي.. ، Suroh At-Taghobun, juz 28, ayat 7.
7. بلى قادرين.... ، Suroh Al-Qiyamah, Juz 29, ayat 4.

(3). Lafadz " Balaa " ( بلى )  yang boleh diwaqofkan atau di washolkan. Dan didalam Al-Qur'an ada pada 5 tempat :

1. منزلين © بلى ان تصبروا.... ، Suroh Ali- Imron, juz 4, ayat 123.
2. قالوا بلى-ولكن حقت... ، Suroh Az-Zumar, juz 24, ayat 71.
3. ونجوىهم - بلى ورسلنا... ، Suroh Az-Zuhruf, juz 25, ayat 80.
4. قالوا بلى ولكنكم.. ، Suroh Al-Hadid, juz 27, ayat 14.
5. الم يأتكم نذير © قالوا بلى.... ، Suroh Al-Mulk, juz 29, ayat 9.

® Pada Bab " Balaa " ini, didalam kitab " Risalatul Qurro' wal Huffadz fii Ghorroibil Qirooati wal Alfaadz " ada sedikit kesalahan tata letak dari penerbit, yaitu pada poin kedua tentang hukum 7 lafadz " Balaa " yang baik diwasholkan, yaitu pada no. 4 nya, sedikit kekhilafan tata letak no ayat, tapi husnudzhon saya tidak mengurangi bagusnya kitab ini bagi guru pengajar atau pelajar Al-Qur'an. Mudah2an di bab lain tidak ada. Bagi pembaca silahkan dikroscek terlebih dahulu.

Mudah-mudahan bermanfaat.

( Danny Ma'shoum )

NASEHAT TOKOH SUFI INDIA

Nasehat Tokoh Sufi India, Muhammad Rahim Bawaa Muhaiyaddeen

SALAM sayangku padamu, cucu-cucuku, saudara-saudaraku dan anak-anakku.

Lihatlah pakaianmu. Lihatlah betapa kotor pakaianmu. Pakaian-pakaianmu telah sangat berubah sejak engkau membelinya pertama kali! Warna-warnanya telah pudar, dan penuh dengan keringat. Ciumlah, pakaian-pakaian itu berbau busuk! Sekarang, ciumlah bau badanmu! Bau segala sesuatu yang engkau makan, ada dalam keringatmu. Jika engkau makan daging sapi, maka bisa berbau seperti sapi. Jika engkau makan daging kambing, maka bisa berbau seperti kambing. Jika engkau makan ikan, maka bisa berbau seperti ikan, dan jika engkau makan ayam, maka engkau akan berbau seperti ayam. Bahkan jika kamu minum obat, maka akan berbau seperti obat ketika engkau sendawa. Dari mana semua bau badan ini berasal? Dari dalam tubuhmu. Bau badan tersebut berasal dari makanan yang telah engkau makan dan masuk ke dalam tubuhmu. Itulah mengapa engkau berbau dan mengapa pakaianmu berbau, yang berasal dari keringat, dari semua makanan yang telah engkau tumpuk dalam tubuhmu.

Bau busuk dan kotoran yang terkumpul pada pakaianmu bisa dicuci, tapi apa yang bisa dilakukan untuk bau yang ada di dalam tubuh? Salam sayangku padamu, cucu-cucuku, cobalah untuk merenungkannya!

Engkau mencuci pakaianmu, bukan? Engkau berpendapat, “Aku pasti kelihatan menarik. Aku harus tampak menjadi orang penting,” dan dengan demikian, engkau menjaga kerapian serta kebersihan pakaianmu. Di zaman kuno, orang-orang harus menghempas-hempaskan pakaiannya ke batu di pinggir sungai untuk membersihkannya, tapi sekarang, ilmu pengetahuan telah memberi kita mesin cuci dan kita cukup menambahkan sedikit sabun. Tapi pakaian itu benar-benar menderita dalam mesin cuci tadi. Suatu hari nanti, perhatikan bagaimana sebuah mesin cuci bekerja dan engkau akan melihat bagaimana pakaian-pakaian itu menderita. Pakaian-pakaian tersebut dicampuradukkan, dikucek, digosok-gosok, dan dilempar. Bahkan jika kau mencucinya dengan tangan harus menyabunnya dan membilasnya. Itu satu-satunya cara bagaimana kotoran bisa dihilangkan. Pakaian begitu penting, untuk menatamu agar kelihatan menarik, seperti seorang pengantin laki-laki atau perempuan.

Anak-anakku, dengan cara yang sama, engkau harus melenyapkan

bau yang berasal dari setiap pori kulitmu. Penyakit berbau dan karma ini, ilusi, kesombongan, iri hati, keraguan, kebencian, kemarahan, bakhil, kerakusan, fanatik, kecemburuan, perbedaan antara dirimu dan aku, milikku dan milikmu, kepunyaanku dan kepunyaanmu, agamaku dan agamamu, bahasaku dan bahasamu, anakku dan anakmu ini - betapa semua ini busuk! Semuanya mengeluarkan bau busuk setiap detik dari setiap pori tubuhmu.

Sangatlah sukar untuk melenyapkan bau busuk yang berasal dari barang-barang yang telah engkau cari dan yang telah menumpuk dalam dirimu. Dan karena begitu sulit, maka ini mungkin sedikit sakit ketika engkau mencoba untuk mencuci bau busuk ini. Jika engkau menderita penyakit yang mengan dung infeksi dan dokter mengangkat penyakit itu dengan pisau bedahnya, maka engkau mungkin menangis karena sakitnya.

Jika engkau menginjak duri dan dokter mencabutnya, maka engkau makin merasa sakit sehingga engkau mencoba memukul atau menggigit dokter itu. Cukup sulit bagi dokter untuk menjalankan pekerjaan ini tanpa engkau memarahinya dan menganggapnya sebagai orang brengsek.

Engkau mungkin bereaksi dengan cara yang sama ketika datang kepada seseorang yang memiliki kearifan dan sifat-sifat yang baik dan dia mencoba menolong dirimu dari penyakit karma. Ini benar-benar sangat berat. Engkau akan menderita ketika seseorang yang tahu, mengatakan penyakitmu itu. Pikiran dan keinginanmu, rasa lapar, penyakit, usia tua, dan kematianmu, akan menderita. Empat ratus triliun sepuluh ribu penyakit yang menumpuk dalam dirimu akan mengalami penderitaan.

Jika seseorang memberitahumu untuk membuang hal-hal yang telah engkau pelihara dengan begitu hati-hati, maka ini akan membuatmu sedih. Engkau akan berteriak kepadanya dan penuh keraguan, kemarahan, iri hati, dan kemudian engkau akan kabur.

Jadi akan lebih mudah untuk mengunjungi seseorang yang memiliki sifat-sifat sama seperti dirimu, yaitu seseorang yang hanya akan berkata, “Oh, tidak ada yang menyimpang. Tidak ada masalah. Engkau berbau harum, pakai saja sedikit obat pengharum badan. Aku menyukaimu. Makanlah apa saja yang engkau inginkan dan ucapkan mantra apa saja yang engkau pilih. Kemudian, engkau akan gembira.” Engkau akan menyukainya. Engkau akan berkata bahwa dialah dokter yang baik, guru yang baik, dan syekh yang baik.

Tapi coba pikirkan! Karena dia berbau persis sepertimu, maka dia tidak akan keberatan dengan baumu. Bau busuknya dan bau busukmu akan membaur dengan baik, tapi bahkan binatang-binatang akan berlari kabur menjauhi bau busuk itu, dan bau busuk itu begitu menusuk. Pikirkan tentang sigung.

Orang menganggap seekor sigung kerbau mengerikan, kecuali sigung yang lain. Jadi, ketika dua sigung bertemu, mereka bahagia. Tapi umat manusia akan melakukan apa saja untuk membuang bau busuk itu.

Cucu-cucuku, sebagaimana seekor sigung tidak tahu bahwa sigung yang lain juga berbau, maka karma tidak mengenal bau karma. Tapi seorang manusia bijak akan tahu. Dia akan mencoba untuk membuang bau busuk itu. Seorang guru palsu hanya akan menikmati bau karma. Dia tidak akan membantumu untuk membuang sifat busukmu, dan dengan demikian, sifat busuk tersebut akan terus tumbuh dalam dirimu. Dia akan minta uang dan berkata, “Lakukan ini, lakukan itu. Berilah aku 200 dolar, dan segala sesuatunya akan berubah menjadi baik!”

Seorang guru palsu minta uang, tapi seseorang bijak sejati berkata, “Aku tidak menginginkan apa pun. Sudah, cukup jika engkau menjadi baik.”

Seorang tabib sejati yang mencoba untuk menyembuhkan penyakitmu, mungkin menyebabkan rasa sakit pada dirimu. Sungguh berat untuk membasuh keadaan buruk itu karena penyakit merupakan bagian dari daging, darah, dan pikiranmu.

Penyakit melekat pada dirimu seperti cat. Mencoba untuk mengikis atau menghapus penyakit secara menyeluruh, sangatlah sukar. Penyakit harus diatasi dengan \[sikap] sabar dan syukur, dengan berpuas diri dan kesabaran hati. Cucu-cucuku, engkau membutuhkan iman, kemantapan hati, dan kepastian. Engkau membutuhkan semua sifat Allah. Maka cat itu bisa dihapus dengan kearifan dan cinta, dan engkau bisa bersih.

Salam sayangku padamu. Sungguh sulit untuk membuang karma bawaan. Sungguh sulit untuk mencuci dan menghapus kecongkakan, karma dan ilusi, tarahan, singhan dan suran, tiga anak ilusi. Sangatlah sukar untuk membuang kebencian, kerakusan, fanatisme, dan kecemburuan. Sangatlah sukar untuk menghapus keadaan mabuk, pencurian, pembunuhan, kebohongan, kemarahan, kegugupan, ketidaksabaran, egois, kesombongan, keraguan, kecurigaan, dan perpecahan yang diciptakan pikiran antara agama dan warna. Hanya jika engkau memiliki kesabaran, rasa senang, iman, kemantapan hati, dan semua sifat Allah, maka orang bijak akan mampu membuatmu seindah dan sebersih dirinya. Dia selalu mencoba melaksanakan tugasnya. Dia idak mencari apa-apa darimu.

Salam sayangku padamu, cucu-cucuku. Berpikirlah tentang hal ini dan perkuatlah imanmu! Kita harus membuang karma ini, bau busuk ini. Bau busuk ini menghancurkan kehidupan dan kebebasan jiwa. Bau busuk ini bisa memotong seluruh kehidupan kita dan menghancurkan hubungan kita dengan Allah. Bau seekor sigung ada dalam kulitnya, tapi bau manusia ada dalam pikirannya. Cukup mudah untuk mengupas kulit sigung, tapi membuang bau pikiran sangatlah sukar. Renungkanlah ini secara mendalam. Buanglah kecongkakanmu, kesombonganmu, dan amarahmu. Milikilah rendah hati, kedamaian, dan ketenteraman. Engkau harus memiliki sifat-sifat ini, yang akan baik untukmu.

Salam sayangku padamu, cucu-cucuku. Semoga karma ini hilang dan wewangian itu menjadi milik kita. Semoga kita tetap beriman kepada Tuhan, dan semoga kita memiliki iman yang mutlak, kemantapan hati, dan kepastian. Hargailah sifat-sifat itu. Bersabarlah. Maka, dokter yang baik itu bisa memakai kearifannya demi kalian. Semoga Allah menolong kalian semua. Amin.

Sufinews.com

Salam Kedai Sufi. ( Danny Ma'shoum )

SYAIR YANG MEMBUAT IMAM AHMAD BIN HANBAL MENANGIS

SYAIR YANG MEMBUAT IMAM AHMAD IBN HANBAL MENANGIS TERSEDU-SEDU..

Ada sebuah kutipan syair yang diriwayatkan di dalam buku karya Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah membuat Imam Ahmad menangis tersedu-sedu hingga hampir pingsan. Hal ini menunjukkan betapa lembut dan pekanya hati Imam Ahmad terhadap hal-hal yang mengingatkan manusia kepada Rabbnya, dosa-dosanya, dan kehidupannya diakherat kelak.

إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أمَا استحييتَ تَعصينِي … وتُخفي الذَّنبَ عن خَلْقي وبالعصيان تأتيني
فكيف أجيب يا ويحي ومن ذا سوف يحميني … أسلي النفس بالآمال من حين إلى حينِ
وأنسى ما وراء الموتِ ماذا بعدُ تكفيني … كأني قد ضمِنْتُ العيشَ ليس الموت يأتيني
وجاءت سكرة الموتِ الشديدةُ من سيَحْميني … نظرتُ إلى الوجوهِ أليسَ منهم من سيفديني
سأُسْأَل ما الذي قدَّمتُ في دنيايَ يُنجيني … فكيف إجابتي من بعدُ ما فرَّطتُ في ديني
ويا ويحي ألم أسمع كلام الله يدعوني … ألم أسمع بما قد جاء في قافٍ وياسينِ
ألم أسمع بيوم الحشر يوم الجمع والديني … ألم أسمع منادي الموتِ يدعوني يناديني
فيَا ربَّاه عبدٌ تائبٌ من ذا سيأويني … سوى ربٍّ غفورٍ واسعٍ للحقِّ يهديني
أتيتُ إليك فارحمني وثقِّل فِي موازينِي … وخفف في جزائي أنت أرجى من يُجازيني

 
Jika Rabb-ku mengatakan kepadaku: “Tidak malukah kau bermaksiat kepada-Ku?!
Engkau menutupi dosa dari para makhluk-Ku, tapi malah dengan kemaksiatan kau mendatangi-Ku!”
Maka bagaimana aku menjawabnya, dan siapa yang mampu melindungiku…

Aku terus menghibur diri dengan angan-angan (dunia) dari waktu ke waktu…
Tetapi aku lalai dengan perihal setelah kematian, tentang apa yang dapat mencukupiku setelah itu…
Seolah aku akan hidup terus, dan maut tidak akan menghampiriku…

Saat sakaratulmaut yang dahsyat itu benar-benar datang, siapakah yang mampu melindungiku…
Aku melihat wajah orang-orang… Tidakkah ada diantara mereka yang mau menebusku?!

Aku akan ditanya, tentang apa -yang kukerjakan di dunia ini- yang dapat menyelamatkanku…
Maka bagaimanakah jawabanku setelah aku lupakan agamaku…

Sungguh celaka aku… Tidakkah ku dengar firman Alloh yang menyeruku?!
Tidakkah pula kudengar ayat-ayat yang ada di Surat Qoof dan Yasin itu?!
Bukankah kudengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkan, dan hari pembalasan itu?!
Bukankah kudengar pula panggilan kematian yang terus melayangkan panggilan dan seruan kepadaku?!

Maka ya Robb… akulah hambamu yang bertaubat… Tidak ada yang dapat melindungiku,
Melainkan Robb yang Maha Pengampun, lagi Maha Luas Karunianya… Dia-lah yang menunjukkan hidayah kepadaku

Aku telah datang kepada-Mu… maka rahmatilah aku, dan beratkanlah timbanganku…
Ringankanlah hukumanku… Sungguh Engkaulah yang paling kuharapkan pahalanya untukku

SYAIR-SYAIR PUJANGGA TENTANG KEPRIBADIAN WANITA

SYAIR PUJANGGA ARAB ,BAGIAN 1.

Gadis yang berakal itu mengimani cinta dengan pernikahan bukan dengan pacaran,

berkata Pujangga ‘Arab :

الفتاة العاقلة لا تؤمن بالحب للحب ولكنها تؤمن بالحب للزواج

Seorang gadis yang berakal itu tidak percaya kepada cinta karena cinta, tetapi ia percaya kepada cinta karena pernikahan.

_____________

Tiga Lelaki dalam hidup wanita

Berkata Pujangga ‘Arab :

في حياة المرأة ثلاث رجال : الأب وهو الرجل الذي تحترمه ،

والأخ وهو الرجل الذي تخافه ،

والزوج وهو الرجل الذي يحبها وتحبه

Didalam hidup wanita itu ada tiga lelaki :

1. Bapak, dia adalah seorang lelaki yang wanita menghormatinya

2. Saudara lelaki, dia adalah lelaki yang wanita takut kepadanya

3. Suami, dia adalah seorang lelaki yang mencintainya dan diapun mencintai lelaki tersebut.

_____________

Proses Cinta merubah akal fikiran seorang wanita

Berkata Pujangga ‘Arab :

تحب المرأة أولاً بعينيها ثم بقلبها ثم أخيراً بعقلها

wanita itu jatuh cinta awalnya dengan matanya, lalu dengan hatinya, dan akhirnya dengan akalnya.

_____________

Dahsyat !!!

Pujangga ‘Arab berkata :

عندماتبكي المرأة تتحطم قوة الرجل

ketika wanita menangis akan menghancurkan kekuatan lelaki

maksudnya :

lelaki yang berfikiran dewasa itu akan melunak ketika dihadapkan dengan tangisan wanita.

_____________

Kata-kata pujangga ‘Arab ini mirip dengan kata-kata mario teguh,

atau jangan-jangan memang Mario teguh pernah membaca sastra-sastra ‘arab yang sudah diterjemahkan..?

berkata Pujangga ‘Arab :

وراء كل رجل ناجح امرأة تحاول الفوز بمنصبه.

dibelakang setiap lelaki yang sukses itu ada wanita yang berupaya memenangkan peran lelaki tersebut.

_____________

Sebab-Sebab pertengkaran yang sering terjadi didalam rumah tangga

Berkata Pujangga ‘Arab :

يريد الرجل من المرأة أن تفهمه .. وتريد هى منه أن يحبها

. وهذا هومنشأ الخلاف بين كل زوجين.

Lelaki ingin agar wanita memahaminya…sedang wanita ingin lelaki mencintainya

dan ini adalah asal mula perselisihan diantara suami istri.

_____________

Diantara karakter wanita yang dikenali dunia adalah

suka mengungkit-ungkit pemberiannya kepada suami

Berkata Pujangga ‘Arab :

الزوجة كالدائن تتذكر كل ما قدمته لزوجها.

Istri itu bagaikan tukang kredit. Ia akan menyebut-nyebut setiap apa yang telah ia berikan kepada suaminya.

_____________

Jika engkau ingin menaklukkan istrimu

maka jadikan ia ikhlas dalam mencintaimu,

karena cinta dan benci itu merupakan perasaan yang bisa dibentuk,

andai hari ini ia tidak ikhlas mencintaimu

jika engkau mampu, besok ia akan menyerahkan segala yang ia miliki untukmu

karena ia telah ikhlas mencintaimu

Berkata Pujangga ‘Arab :

إذا أخلصت المرأة في حبك أعطتك كل شئ تملكه أنت

Jika wanita ikhlas dalam mencintaimu ia memberimu segala sesuatu yang ia miliki hanya untukmu.

_____________

karakteristik Wanita itu dunia mengenalinya

diantara karakternya adalah banyak bicara dan banyak menangis

berkata Pujangga ‘Arab :

لا تكف المرأة عن الكلام إلا لتبكي

wanita itu tidak berhenti berbicara kecuali karena menangis.

_____________

Romantisme Rumah tangga

Karena wanita ingin dimengerti

maka janganlah berdebat dengan para istri,

baik istri dalam keadaan marah maupun dalam keadaan ridha

tapi bimbinglah istri dengan kesan engkau tengah mempergaulinya

tanpa mendebatnya yang membawa kesan engkau menyudutkannya

berkata Pujangga ‘Arab :

لا تجادل امرأة غاضبة فأنت بذلك تضيع وقتك

ولا تجادل امرأة راضية فإنك بذلك تضيع وقتها

Janganlah engkau mendebat wanita yang marah karena engkau akan membuang-buang waktumu

dan janganlah engkau mendebat wanita yang ridha karena sesungguhnya engkau akan menghilangkan waktunya.

_____________

berkata Pujangga ‘Arab :

كل النساء جميلات حتى تتزوجهن

Semua wanita itu cantik sampai engkau menikahinya..

Maksudnya :

tidak ada wanita itu yang jelek,

yang jelek hanyalah yang bukan istrimu.

_____________

Gambaran wanita masa kini

berkata Pujangga ‘Arab :

تظهر المرأة ذكاءها لتحصل على عمل وتظهر غباءها لتحصل على زوج

wanita itu menampakkan kecerdasannya agar ia mendapatkan pekerjaan dan menampakkan keluguannya agar ia mendapatkan suami.

_____________

Nasehat kepada wanita

Pakar kejiwaan ‘Arab berkata :

المرأة متقلبة كريشة في مهب الريح

Wanita itu Mudah bergejolak bagaikan bulu tertiup angin

Pelajaran !!!

wahai Wanita, karena kalian itu adalah makhluq yang emosional

karena itu kalian paling mudah kesurupan, paling mudah dihipnotis,

dan paling mudah dikhianati

karena itu berhati-hatilah kalian wahai wanita

sekiranya engkau harus keluar rumah maka ajaklah mahrammu sebagai temannya,

jika tidak maka engkau akan mudah dikuasai orang sebagaimana bulu tertiup angin.

_____________

Mutiara cinta

Berhati-hatilah dalam mengenal cinta

karena bila tidak maka seumur hidupmu tak akan pernah bisa lupa

boleh saja kau jatuh cinta asalkan ingin segera menikah.

Pujangga ‘Arab berkata :

الرجل لا ينسى أول امرأة أحبها والمرأة لاتنسى أول رجل خانها

Lelaki itu tidak akan lupa dengan wanita yang pertama kali ia cinta, adapun wanita tidak akan lupa kepada lelaki yang pertama kali mengkhianatinya.

_______________

Sumber: Fathul Baari

SYAIR PUJANGGA ARAB, BAGIAN 2.

Wahai Lelaki jadilah engkau orang yang bersikap dewasa,
wahai perempuan jadilah engkau wanita yang bersifat
keibu-ibuan
Penyair ‘Arab berkata :
ﺃﺟﻤﻞ ﻣﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺮﺟﻮﻟﺔ .
ﺃﺟﻤﻞ ﻣﺎﻓﻲ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻻﻣﻮﻣﻪ
Setampan-tampannya lelaki adalah yang dewasa
dan secantik-cantiknya wanita adalah yang keibu-ibuan.
_____________
Mutiara hikmah
Penyair ‘Arab berkata :
ﻻ ﻳﺠﺐ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ ﻛﻞ ﻣﺎ ﺗﻌﺮﻑ
ﺑﻞ ﻳﺠﺐ ﺃﻥ ﺗﻌﺮﻑ ﻛﻞ ﻣﺎ ﺗﻘﻮﻝ
Laa yajibu an taquula kulla maa ta’rif…bal yajibu an ta’rifa
kulla maa taquul
tidak wajib engkau katakan setiap apa yang engkau ketahui
tetapi wajib engkau mengetahui setiap apa yang engkau
katakan.
_____________
Diantara sifat wanita
adalah sulit menyimpan kemarahan
Pujangga ‘Arab berkata :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺗﻜﺘﻢ ﺍﻟﺤﺐ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﺳﻨﻪ ﻭﻻ ﺗﻜﺘﻢ ﺍﻟﺒﻐﺾ ﺳﺎﻋﺔ ﻭﺍﺣﺪﻩ
wanita itu mampu menyembunyikan cintanya empat puluh
tahun namun tidak mampu menyembunyikan kemarahannya
satu jam saja.
_____________
wahai muslimah Contohlah wanita ‘Arab yang memiliki
seindah-indahnya sifat
berkata Penyair ‘Arab :
ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﻤﺮﺍﻩ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﺟﻤﻞ ﺻﻔﻪ ﺍﻧﻬﺎ ﺗﺼﺒﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﻌﺮﺑﻲ
ﻭﺳﻼﻡ
Sifat wanita ‘arab itu demi Allah seindah-indahnya sifat,
sungguh ia sabar kepada lelaki ‘arab (suaminya) dan
mengucapkan salam.
_____________
Mutiara Hikmah
Penyair ‘Arab berkata :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺃﻋﻈﻢ ﻣﺨﻠﻮﻕ ﺇﺫﺍ ﻋﺮﻓﺖ ﻗﺪﺭ ﻧﻔﺴﻬﺎ
wanita adalah seagung-agungnya makhluq jika ia
mengetahui kudrat dirinya.
_____________
Mutiara hikmah :
ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺑﻼ ﺣﻴﺎﺀ ﻛﻄﻌﺎﻡ ﺑﻼ ﻣﻠﺢ
wanita tanpa malu bagaikan makanan tanpa garam
_____________
Wahai Istri jangan bentak suamimu
karena rumah tangga kalian tidak akan bahagia jika
suaramu lebih tinggi dari suara suamimu
Berkata ahli hikmah :

ﺃﻏﻠﻖ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺮﺗﻔﻊ ﻓﻴﻪ ﺻﻮﺕ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﻋﻠﻰ
ﺻﻮﺕ ﺍﻟﺰﻭﺝ

Pintu kebahagiaan tertutup pada rumah yang didalamnya
terdapat suara seorang istri meninggi atas suara seorang
Suami.
_____________
Wanita itu penyemarak dunia
berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻌﺎﻟﻢ ﺑﻼ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻛﺎﻟﻌﻴﻦ ﺑﻼ ﺑﺆﺑﺆﻫﺎ .…… ﻛﺤﺪﻳﻘﺔ ﺑﻼ ﺃﺯﻫﺎﺭ .…ﻛﺎﻟﺸﻤﺲ ﺑﻼ
ﺃﺷﻌﻪ .……
Dunia tanpa wanita bagaikan mata tanpa pupil, bagaikan
taman tanpa bunga, dan bagaikan matahari tanpa sinar..
_____________
Wahai Muslimah kalian jangan lemah
karena pada kalianlah letak kejayaan ummat
Wanita ‘Arab mengajarkanmu bahwa letak kekuatan ummat
itu ada pada Ibu
maka contohlah para wanita ‘arab yang kuat mendidik
anak-anaknya
berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﻪ ﺇﺫﺍ ﺫﺑﻞ ﻋﻘﻠﻬﺎ ﻭﻣﺎﺕ … ﺫﺑﻞ ﻋﻘﻞ ﺍﻷﻣﺔ ﺑﻜﺎﻣﻠﻬﺎ
wanita ‘arab itu jika layu akalnya dan mati,..layulah akal
ummat dengan sempurnanya.
_____________
Ungkapan penuh makna dalam upaya menaklukkan hati
seorang istri
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﻋﺒﻘﺮﻳﺔ ﺍﻟﻤﺮﺍﺓ ﺗﻜﻤﻦ ﻓﻲ ﻗﻠﺒﻬﺎ ﻭﻗﻠﺒﻬﺎ ﻫﻮ ﻧﻘﻄﺔ ﺿﻌﻔﻬﺎ
kecerdasan wanita itu terletak pada hatinya, dan hatinya
itu adalah titik kelemahannya.
maknanya :
jika engkau ingin menguasai istrimu maka pelajarilah hal-
hal yang menyentuh hatinya
karena dihatinya itulah letak kecerdasannya sekaligus letak
kelemahannya
bila engkau berhasil menyentuh titik kelemahannya
tersebut
maka ia akan tunduk dan patuh kepada dirimu
apapun keinginanmu akan ia turuti untukmu
dan seakan hilang akalnya dari apa yang akan ia lakukan
untukmu.
_____________
karena engkau cantik maka jadilah engkau wanita yang
shalihah
karena kecantikanmu menyenangkan mata,
dan keshalihahanmu menyenangkan hati
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺠﻤﻴﻠﺔ ﺗﺴﺮ ﺍﻟﻌﻴﻦ ..
ﻭﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﺗﺴﺮ ﺍﻟﻘﻠﺐ ..
ﺍﻷﻭﻟﻰ ﺟﻮﻫﺮﺓ ﺛﻤﻴﻨﺔ ..
ﻭﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﻛﻨﺰ ﻋﻈﻴﻢ
wanita yang cantik menyenangkan mata,
wanita yang shalihah menyenangkan hati,
wanita tipe pertama adalah permata yang berharga,
dan wanita tipe kedua adalah harta yang agung.
_____________
Wahai wanita berhati-hatilah engkau dalam mengenali
lelaki
karena lelaki punya dua jalan yang akan membunuh
perasaanmu,
berkata Pujangga ‘Arab :
ﻫﻨﺎﻙ ﻃﺮﻳﻘﺘﻴﻦ ﻟﻘﺘﻞ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺤﺒﻚ
ﺇﻣﺎ ﺃﻥ ﺗﻘﺘﻠﻬﺎ ﺑﺼﺪﻕ .. ﺃﻭ ﺃﻥ ﺗﺤﺐ ﻏﻴﺮﻫﺎ
disana ada dua jalan untuk membunuh wanita yang engkau
cintai
jika tidak engkau membunuhnya dengan kejujuran…
atau ketika engkau mencintai wanita lain selain dirinya.
_____________
Wanita itu selayaknya menjaga telinganya dari kaum lelaki
dan lelaki selayaknya menjaga pandangannya
dari melihat wanita
karena cinta itu akan datang kepada wanita lewat jalan
pendengaran,
sedang ia datang kepada lelaki lewat jalan pandangan
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤـﺮﺃﺓ ﺗﺤﺐ ﻋﻦ ﻃﺮﻳﻖ ﺍﻷﺫﻥ .. ﻭﺍﻟﺮﺟﻞ ﻋﻦ ﻃﺮﻳﻖ ﺍﻟﻌﻴﻦ
wanita itu jatuh cinta lewat jalan telinga..dan lelaki itu
jatuh cinta lewat jalan mata.
_____________
Kecemburan wanita seringkali membawa dirinya pada
tindak kejahatan.

berkata Pujangga ‘Arab :

ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻻ ﺗﻮﻟﺪ ﺷﺮﻳﺮﺓ .. ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺗﺼﺒﺢ ﻛﺬﻟﻚ ﻋﻨﺪﻣﺎ ﺗﻐﺎﺭ

"Wanita itu tidaklah dilahirkan dalam keadaan
jahat..sesungguhnya ia menjadi jahat ketika ia cemburu..".
_____________
Uniknya wanita dimata laki-laki
Pujangga ‘Arab berkata :
ﺍﻟﻤﺮﺃﻩ ﺗﺮﻯ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺑﻄﻼ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ ﻭﺍﺳﻴﺮﺍ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺰﻭﺍﺝ
wanita itu melihat didalam diri lelaki itu sebagai sosok
pahlawan sebelum pernikahan, dan menjadi tawanan
setelah pernikahan.
Uniknya
Wanita itu meski sebelum pernikahan ia melihat lelaki
sebagai sosok pahlawan
dan ketika selesai pernikahan ia malah menjadi tawanan,
tetapi tetap saja ia tidak mau lari dari tawanan sang
pahlawan
bahkan ia lebih senang dan bahagia dengan memilih setia
didalam penjara sang pahlawan.
_____________
Dahsyatnya wanita bagi qaum lelaki
Wanita itu jika tidak hadir dalam kehidupan seorang yang
siap menikah
maka ia bisa membawa kegalauan bagi pelakunya
Sebuah ungkapan pemuda ‘Arab ketika ia jatuh cinta :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻫﻲ ﺍﻟﺸﻴﺊ ﺍﻟﺠﻤﻴﻞ ﺑﺤﻴﺎﺓ ﺍﻟﺮﺟﻞ
ﻟﻮﻻ ﻭﺟﻮﺩﻫﺎ ﺑﺤﻴﺎﺗﻪ
ﻛﺎﻧﺖ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﺑﻼﻣﻌﻨﻰ ﻭﻻ ﻣﻀﻤﻮﻥ
ﺍﺳﻒ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻌﻢ ﻟﻜﻦ ﻫﺎﺩ ﻫﻮ ﺍﻟﻮﺍﻗﻊ
Wanita itu adalah sesuatu yang indah dalam kehidupan
seorang lelaki
seandainya tidak ada wanita dalam hidupnya
hidupnya dalam keadaan tidak bermakna dan tidak ada
yang dapat dijamin
ma’af wahai anak paman tetapi ini adalah kenyataan.
_____________
Wanita dan lelaki itu sama-sama pernah menangis diwaktu
malam
hanya saja mereka tidak menangis dalam waktu bersamaan
berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺗﺒﻜﻲ ﻟﻴﻠﺔ ﺍﻟﺰﻓﺎﻑ ﻭﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﺒﻜﻲ ﺑﺎﻗﻲ ﺍﻟﻠﻴﺎﻟﻲ
Wanita itu akan menangis pada sa’at malam pertama,
sedang lelaki akan menangis di sisa-sisa malam
(qiyamullail).
_____________
Tiga Jenis Wanita yang ada hubungannya denganmu
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﺛﻼﺙ :
ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺗﺤﺒﻚ ﻓﺘﺘﺰﻭﺟﻚ،
ﻭﺍﻣﺮﺃﺓ ﺗﺤﺐ ﺃﻥ ﺗﺘﺰﻭﺟﻚ،
ﻭﺍﻣﺮﺃﺓ ﺗﺘﺰﻭﺟﻚ ﻓﺘﺤﺎﻭﻝ ﺃﻥ ﺗﺤﺒﻚ
Wanita itu ada tiga jenis :
1. Wanita yang mencintaimu lalu ia menikah denganmu
2. Wanita yang ingin menikah denganmu
3. Wanita yang menikah denganmu dan berusaha untuk
mencintaimu
maksudnya :
wanita tipe no.1 adalah wanita yang sangat mencintaimu,
wanita tipe no. 2 adalah wanita yang belum jelas
mencintaimu atau tidak tapi yang jelas ia ingin menikah
denganmu
wanita tipe no.3 adalah wanita yang tidak mencintaimu
tapi berusaha mencintaimu ketika ia menikah denganmu.
_____________
Pelajaran bagi lelaki,
Jangan kau ceraikan istrimu ketika ia katakan cerai sebagai
jawaban terakhir,
tetapi gunakanlah akalmu untuk menenangkan diri dan
memikirkan solusi
karena wanita itu tidak bisa konsisten dengan ucapannya,
dan umumnya wanita itu selalu berbicara dengan emosional
bukan dengan akal.

Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﺫﺍ ﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻤﺮﺍﻩ ﻫﺬﺍ ﺟﻮﺍﺏ ﻧﻬﺎﺋﻲ .. ﻓﺎﻋﻠﻢ ﺑﺎﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻧﻬﺎﺋﻲ
apabila seorang wanita berkata ini adalah jawaban
terakhir…ketahuilah bahwasanya itu bukanlah yang
terakhir..
_____________
Motivasi untuk lelaki berwajah Standar
Wahai lelaki jangan kalian putus asa karena kau anggap
dirimu berwajah tidak tampan
ketahuilah letak ketampananmu ada pada akalmu
manfa’atkanlah
akalmu dengan benar, maka engkau akan terlihat tampan
dimata wanita,
dan fakta telah membuktikan
lihatlah dijalanan betapa banyak lelaki yang berwajah biasa
saja bahkan dibawah standar
tapi ia mampu menggandeng seorang wanita yang
cantiknya bak putri raja
dan mengalahkan para lelaki yang berwajah rupawan
Pujangga ‘Arabpun berkata :
ﻋﻘﻞ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻓﻲ ﺟﻤﺎﻟﻬﺎ ﻭﺟﻤﺎﻝ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻓﻲ ﻋﻘﻠﻪ
akalnya wanita terletak pada kecantikannya, adapun
ketampanan lelaki terletak pada akalnya.
_____________
Wahai wanita,
rajin-rajinlah engkau mengiasi dirimu untuk suamimu
karena lelaki itu sangat menyukai kecantikan
berkata Pujangga ‘Arab :

ﻳﺪﻭﻡ ﺟﻤﺎﻝ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ .. ﻣﺎﺩﺍﻡ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻳﺤﺒﻬﺎ

selama kecantikan wanita bertahan selama itu lelaki
menyukainya.
_____________
karena akal seorang wanita tidaklah sama seperti
rambutnya
maka selayaknya lelaki itu senantiasa berlemah lembut
membimbingnya setelah menikahinya
berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺷﻌﺮ ﻃﻮﻳﻞ ﻭﻋﻘﻞ ﻗﺼﻴﺮ
wanita itu berambut panjang dan berakal pendek.
_____________
wahai lelaki berhati-hatilah kalian dari wanita karena
mereka adalah pencuri bagimu
berkata Pujangga ‘Arab :
ﺍﻟﻤﺮﺃﻩ ﺍﻟﺠﻤﻴﻠﻪ ﺗﺴﺮﻕ ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ ﻭﺍﻟﻤﺮﺃﻩ ﺍﻟﻔﺎﺿﻠﻪ ﺗﺴﺮﻕ ﺍﻟﻌﻘﻮﻝ
wanita yang cantik mencuri hati dan wanita yang memiliki
keutamaan mencuri akal.
_____________
Antara cinta, cemburu dan kehormatan seorang wanita
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﻓﻰ ﺍﻟﺤﺐ ﺗﻨﺴﻰ ﺍﻟﻤﺮﺃﻩ ﻛﺮﺍﻣﺘﻬﺎ .. ﻭﻓﻰ ﺍﻟﻐﻴﺮﻩ ﺗﻨﺴﻰ ﺣﺒﻪ
dalam urusan cinta wanita lupa dengan kehormatannya,
tetapi dalam urusan cemburu wanita lupa dengan cintanya.
______________
Mengenali bagaimanakah umumnya lelaki dan wanita itu
berfikir..?
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﻳﻔﻜﺮ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺑﺼﻤﺖ ﻭﺗﻔﻜﺮ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺑﺼﻮﺕ ﻣﺴﻤﻮﻉ
Lelaki itu berfikir dengan diam dan wanita itu berfikir
dengan suara yang didengar.
_____________
Tiga Perkara Yang tidak disukai wanita.

Berkata Pujangga ‘Arab :

ﺛﻼﺛﺔ ﻻ ﺗﺤﺒﻬﺎ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ :
- ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺃﺟﻤﻞ ﻣﻨﻬﺎ
- ﻭﻣﻦ ﻳﺴﺄﻟﻬﺎ ﻋﻦ ﻋﻤﺮﻫﺎ
- ﻭﻣﻦ ﻳﺴﺄﻟﻬﺎ ﻋﻦ ﻣﺎﺿﻴﻬﺎ

Tiga perkara yang tidak disukai wanita :
1. ada wanita yang lebih cantik darinya
2. Orang yang menanyakan umurnya
3. Orang yang menanyakan masa lalunya.
_____________
Berhati-hatilah dari tiga perkara
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺛﻼﺛﺔ ﺍﻧﺘﺒﻪ ﻣﻨﻬﺎ : ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ .. ﻓﺎﻟﻤﺎﺀ ﻳﻐﺮﻕ ﻭ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺗﺤﺮﻕ ﻭ
ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺗﺠﻨﻦ
tiga perkara berhati-hatilah engkau darinya : Air, Api, dan
Wanita…
adapun air menenggelamkan, sedangkan Api membakar,
dan wanita membuat gila..
_____________
Tiga perhiasan kehidupan
Berkata Pujangga ‘Arab :
ﺯﻳﻨﺔ ﺍﻟﻐﻨﻲ ﺍﻟﻜﺮﻡ ﻭﺯﻳﻨﺔ ﺍﻟﻔﻘﻴﺮ ﺍﻟﻘﻨﺎﻋﺔ ﻭﺯﻳﻨﺔ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﻌﻔﺔ
perhiasannya kaya adalah dermawan, perhiasannya miskin
adalah qana’ah (mudah merasa cukup), dan perhiasannya
wanita adalah kesucian (virgin).

Syair ini saya sadur ulang dari beberapa blog website.
______________
Sumber: Fathul Baari

Thursday, March 12, 2015

KEDUDUKAN LAFADZ " كَلَّا " DALAM KAIDAH TATA BACA AL-QUR'AN

KEDUDUKAN LAFADZ " KALLAA ( كَلَّا ) DALAM KAIDAH TATA BACA AL-QURAN.

Jumlah lafadz " Kallaa " didalam Al-Qur'an itu ada 33 tempat yang jatuh berada pada separuh Al-Qur'an yang akhir dari 15 Suroh Makkiyyah.

Adapun lafadz   كَلَّا  itu dibagi menjadi 4 bagian :

(1). Lafadz كَلَّا  yang baik / sebaiknya diwaqofkan  بمعنى الردع  ( yang mempunyai arti mencegah ). Tetapi juga boleh dijadikan sebagai permulaan,  بمعنى حقا  ( yang berarti benar apabila dijadikan permulaan baca ), dimana pada Al-Qur'an ada 11 tempat :

1.  عَهدًا. كَلَّا — Suroh Maryam, Juz 16, ayat 78.
2. عَزًّا. كَلَّا — Suroh Maryam, Juz 16, ayat 81.
3. فِيمَا تَرَكـتُ كَلَّا — Suroh Al-Mu'minun, Juz 18, ayat 100.
4. شُرَكَاء كَلّا — Suroh As-Saba', Juz 22, ayat 27.
5. ثُمَّ يُنجِيه . كَلّا — Suroh Al-Ma'aarij, Juz 29, ayat 14.
6. جَنَّةَ نَعِيمٍ . كَلّا — Suroh Al-Ma'aarij, Juz 29, ayat 38.
7. اَن اَزِيدَ . كَلّا — Suroh Al - Muddatsir, Juz 29, ayat 15.
8. مُنَشَّرَةً . كَلّا — Suroh Al-Muddatsir, Juz 29, ayat 52.
9. اَسَاطِيرُ الاَوَّلِينَ . كَلّا — Suroh Al-Muthoffifin, Juz 30, ayat 13.
10. اَهَانَن . كَلّا — Suroh Al-Fajr, Juz 30, ayat 16.
11. اَخلَدَهُ . كَلّا — Suroh Al-Humazah, Juz 30, ayat 3.

(2). Lafadz  كَلَّا  yang tidak baik diwaqofkan dan tidak baik dijadikan permulaan baca, melainkan diwasholkan dengan ayat yang sebelumnya dan sesudahnya, yang didalam Al-Qur'an hanya ada 2 tempat, yaitu :

1. ثُمَّ كَلَّا سَيَعلَمُونَ — Suroh An-Naba' , Juz 30, ayat 5.
2. ثُمَّ كَلَّا سَوفَ تَعلَمُونَ — Suroh Al-Kautsar, Juz 30, ayat 4.

(3). Lafadz  كَلَّا  baik untuk diwaqofkan dan tidak baik untuk dijadikan permulaan baca. Tetapi baik juga untuk diwasholkan dengan ayat sebelumnya. Didalam Al-Qur'an hanya ada 2 tempat, yaitu :

1. قَالَ كَلَّا — Suroh Asy-Syu'aroo', Juz 19, ayat 15.
2. قَالَ كَلَّا — Suroh Asy-Syu'aroo', Juz 19, ayat 62.

(4). Lafadz  كَلَّا  yang baik dijadikan permulaan baca, tapi tidak baik apabila diwaqofkan. Dan didalam Al-Qur'an ada 18 tempat, yaitu :

1. كَلّا وَالقَمَر — Suroh Al-Muddatsir, Juz 29, ayat 32.
2. كَلّا اِنَّهُ تَذكِرَة — Suroh Al-Muddatsir, Juz 29, ayat 53.
3. كَلّا لَا وَزَرَ — Suroh Al-Qiyamah, Juz 29, ayat 11.
4. كَلّا بَل تُحِبُّونَ — Suroh Al-Qiyamah, Juz 29, ayat 22.
5. كَلّا اِذَا بَلَغَتِ التّرَاقِيَ — Suroh Al-Qiyamah, Juz 29, ayat 26.
6. كَلّا سَيَعلَمُونَ — Suroh An-Naba', Juz 30, ayat 4.
7. كَلّا اِنَّهَا تَذكِرَة — Suroh 'Abasa, Juz 30, ayat 19.
8. كَلّا لَمَّا يَقضِ مَا اَمَرَة — Suroh Abasa, Juz 30, ayat 23.
9. كَلّا بَل تُكَذِّبُونَ — Suroh Al-Infithor, Juz 30, ayat 9.
10. كَلّا اِنَّ كِتَابَ الفُجَّارِ — Suroh Al-Muthoffifin, Juz 30, ayat 7.
11. كَلّا اِنَّهُم عَن رَبِّهِم — Suroh Al-Muthoffifin, Juz 30, ayat 15.
12. كَلّا اِنَّ كِتَابَ الاَبرَارِ — Suroh Al-Muthoffifin, Juz 30, ayat 18.
13. كَلّا اِذَا دُكَّتِ الاَرضُ — Suroh Al-Fajr, Juz 30, ayat 21.
14. كَلّا اِنَّ الاِنسَانَ — Suroh Al- 'Alaq, Juz 30, ayat 6.
15. كَلّا لَئِن لَم يَنتَهِ — Suroh Al-'Alaq, Juz 30, ayat 15.
16. كَلّا لَا تُطِعهُ — Suroh Al-'Alaq, Juz 30, ayat 19.
17. كَلّا سَوفَ تَعلَمُونَ — Suroh At-Takatsur, Juz 30, ayat 3.
18. كَلّا لَو تَعلَمُونَ — Suroh At-Takatsur, Juz 30, ayat 5.

Bab ini saya terjemahkan dari kitab " رسالة القراء والحفاظ في غرائب القراءة والالفاظ " Karya daripada 'Alimul fadhil Al-Hafidz KH. Abdulloh Umar Semarang, yang beliau susun dengan tulisan pegon.

Mudah-mudahan bermanfaat, amiin.

( Danny Ma'shoum )

HUKUM WAQOF PADA 17 TEMPAT DALAM AL-QURAN

HUKUM WAQOF DENGAN SENGAJA PADA 17 TEMPAT YANG
DI HARAMKAN WAQOF BAGI QORI' ( Pembaca Al-Quran ).

١ . ﺍﻟﻤﻨﺢ ﺍﻟﻔﻜﺮﻳﺔ، ﺹ ٦١- ٦٢
‏( ﻭﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻣﻦ ﻭﻗﻒ ﻭﺟﺐ ‏) ﺍﻟﻲ ﻗﻮﻟﻪ ‏( ﻭﻻ ﺣﺮﺍﻡ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻟﻪ
ﺳﺒﺐ ‏) ﻭﺣﺎﺻﻞ ﻣﻌﻨﻰ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﺑﻜﻤﺎﻟﻪ ﺍﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻭﻗﻒ ﻭﺍﺟﺐ
ﻳﺄﺛﻢ ﺍﻟﻘﺎﺭﺉ ﺑﺘﺮﻛﻪ ﻭﻻ ﻭﻗﻒ ﺣﺮﺍﻡ ﻳﺄﺛﻢ ﺑﻮﻗﻔﻪ ﻻﻧﻬﻤﺎ ﻻ ﻳﺪﻻﻥ ﻋﻠﻲ
ﻣﻌﻨﻰ ﻓﻴﺨﺘﻞ ﺑﺬﻫﺎﺑﻬﻤﺎ ﺍﻻ ﺍﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﺬﻟﻚ ﺳﺒﺐ ﻳﺴﺘﺪﻋﻰ ﺗﺤﺮﻳﻤﻪ
ﻭﻣﻮﺟﺐ ﻳﻘﺘﻀﻰ ﺗﺄﺛﻴﻤﻪ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﺼﺪ ﺍﻟﻮﻗﻒ ﻋﻠﻲ ﻣﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻧﻲ
ﻛﻔﺮﺕ ﻭﻧﺤﻮﻫﻤﺎ .

1. Dalam kitab " Minahul Fikriyyah, Hal 61-62.
" (Tidak ada di dalam Al Quran itu waqof wajib)— sampai
pada perkataannya—dan tidak haram selain tanpa adanya
unsur sebab. Dan yang berlaku pada arti bait ayat secara
utuh bahwa sesungguhnya tidak ada waqof wajib yang
menjadikan si pembaca berdosa sebab meninggalkannya
dan tidak pula waqof haram yang menjadikan si pembaca
berdosa sebab mewaqofkannya, karena keduanya ( waqof
wajib dan waqof haram ) tidak menunjukkan pengertian
bahwa sebab tidak adanya ( keduanya ) maka menjadi tak
teratur, kecuali jika hal tersebut menjadi sebab
keharamannya serta dihukumi berdosa seperti halnya
sengaja waqof pada lafadz " ﻣﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﻪ ( tidak ada Tuhan )
ﻭﺍﻧﻲ ﻛﻔﺮﺕ ( dan sesungguhnya aku kafir ) dan
semacamnya.

٢ . ﻣﻨﺎﺭ ﺍﻟﻬﺪﻱ، ﺹ ١٣ -١٤ .
ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻮ ﺍﻟﻌﻼﺀ ﺍﻟﻬﻤﺪﺍﻧﻲ : ﻻ ﻳﺨﻠﻮ ﺍﻟﻮﺍﻗﻒ ﻋﻠﻰ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻮﻗﻮﻑ، ﺍﻣﺎ ﺍﻥ
ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻀﻄﺮﺍ ﺍﻭ ﻣﺘﻌﻤﺪﺍ ﻓﺎﻥ ﻭﻗﻒ ﻣﻀﻄﺮﺍ ﻭﺍﺑﺘﺪﺃ ﻣﺎ ﺑﻌﺪﻩ ﻏﻴﺮ
ﻣﺘﺠﺎﻧﻒ ﻻﺛﻢ ﻭﻻ ﻣﻌﺘﻘﺪ ﻣﻌﻨﺎﻩ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺯﺭ .

2. Dalam kitab " Manarul Hudaa, Hal.13-14.
Telah berkata Imam Abul 'Allaa' Al Hamdaniy ; Waaqif
( Orang yg mewaqofkan/ memberhentikan bacaannya )
Jangan sampai melewati ( batas ) waqof-waqof ( yg
diharamkan ) tersebut sekalipun terpaksa atau sengaja
berhenti. Maka jikalau terpaksa berhenti dan memulai dari
( ayat ) sesudahnya tanpa sengaja melakukan kesalahan
dan tidak meyakini pada maknanya, maka tidak ada dosa
baginya.
( Lanjutan redaksi dari kitab Manarul Huda, Hal. 13-14 )

وقال شيخ الاسلام : عليه وزر ان عرف المعنى لأن الابتداء لا يكون الا اختياريا، وقال ابو بكر بن الانباري : لا اثم عليه وان عرف المعنى لان نيته الحكاية عمن قاله وهو غير معتقد لمعناه، وكذا لو جهل معناه، ولا خلاف بين العلماء ان لا يحكم بكفره من غير تعمد واعتقاد لمعناه. واما لو اعتقد معناه فانه يكفر مطلقا وقف ام لا، والوصل والوقف في المعتقد سواء. اذا علمت هذا عرفت بطلان قول من قال : لا يحل لمن يؤمن بالله واليوم الآخر ان يقف علي سبعة عشر موضعا، فان وقف عليها وابتدأ ما بعدها فانه يكفر ولم يفصل، والمعتمد ما قاله العلامة النكراوي : انه لا كراهة ان جمع بين القول والمقول لانه تمام قول اليهود والنصارى، والواقف علي ذلك كله غير معتقد لمعناه، وانما هو حكاية قول قائلها حكاها الله عنهم، ووعيدا لحقه الله بالكفار، والمدار في ذلك علي القصد وعدمه. وما نسب لابن الجزري من تكفير من وقف علي تلك الوقوف ولم يفصل فنفى ذلك نظر نعم ان صح عنه ذلك حمل علي ما اذا وقف عليها معتقدا معناها فانه يكفر سواء وقف ام لا، والقارئ والمستمع المعتقدان ذلك سواء.

Berkata Syaikhul Islam : " Bagi si pembaca adalah berdosa apabila ia mengetahui maknanya, karena sesungguhnya permulaan ( baca ) tidak akan terjadi kecuali bersifat opsional atau pilihan ( dari pembaca itu sendiri ). Telah berkata Abu Bakar Al-Anbariy : " Tidak berdosa bagi qori' meskipun mengetahui arti / maknanya, karena sesungguhnya niat qori' hanyalah menceritakan dari apa yang dikatakan dalam redaksi ayat tersebut, dan qori' bukanlah orang yang meyakini terhadap maknanya, dan hal ini berlaku pula bagi orang yang tidak tahu maknanya. Dan tidak ada perbedaan dikalangan ulama' bahwa sesungguhnya tidak bisa dihukumi kufur orang yang tidak sengaja dan yang tidak meyakini terhadap maknanya. Adapun seandainya ia meyakini terhadap maknanya, maka sesungguhnya dia dihukumi kafir secara muthlaq, baik ia mewaqofkan atau tidak, menyambung dan mewaqofkan adalah sama saja bagi orang yang meyakininya. Jikalau ia tahu hal ini dan mengerti maka batal lah pendapat orang yang mengatakan, " Tidak boleh bagi orang yang beriman kepada Alloh dan hari akhir untuk berhenti pada 17 tempat ( yang dilarang waqof ), maka apabila ia ( tetap ) waqof pada 17 tempat tersebut dan ibtidak ( mengawalinya ) pada kalimat sesudahnya maka sesungguhnya ia dihukumi kafir tanpa perlu diperinci lagi.
Adapun pendapat yang mu'tamad sebagaimana yang dikatakan oleh 'Allamah An-Nakrowiy : " Sesungguhnya  tidaklah dibenci apabila mengumpulkan jadi satu antara ucapan dan yang diucapkan, karena sesungguhnya itu adalah sempurnanya ucapan orang yahudi dan nashrani, dan orang yang waqof pada hal tersebut secara keseluruhan bukanlah orang yang meyakini akan maknanya, dan sebenarnya ia hanya menceritakan perkataan orang yang mengatakannya sebagaimana Alloh mengisahkannya tentang perkataan mereka, serta merupakan peringatan keras bagi mereka yang menyetarakan Alloh dengan ( perkataan ) orang-2 kafir tersebut, dan topik pembicaraan didalam hal ini hanya pada niat atau tidaknya.
Dan pendapat yang disandarkan kepada Ibnu Al-Jazariy terhadap pengkafiran orang yang waqof pada waqof-2 yang disebutkan tadi tanpa diperinci, maka penafian terhadap hal ini perlu dipertimbangkan, ya..apabila memang benar dari padanya terhadap permasalahan yang disebutkan tadi terdapat konsepsi dari apa yang apabila qori mewaqofkan padanya ( waqof2 tersebut ) serta meyakini maknanya, maka ia dihukumi kafir baik ia waqof atau tidak adalah sama saja, dan qori maupun pendengar yang sama-sama meyakini akan makna tersebut juga sama kufurnya.

Jadi kesimpulannya adalah, Waqof ( berhenti ) dengan
sengaja pada 17 tempat yang diharamkan waqof
sebagaimana yang tertera pada kitab " Risalatul qurro' wal
huffadz fii ghoriibil qirooati wal alfaadz " karya KH.
Abdulloh Umar, adalah haram istilahiyy ( ﺣﺮﺍﻡ ﺍﺻﻄﻼﺣﻲ )
yang berarti tidak berdosa. Sebab pada dasarnya tidak ada
waqof yang haram syar'i ( ﺣﺮﺍﻡ ﺷﺮﻋﻲ ) dalam artian
berdosa, selagi tidak ada maksud- maksud tertentu yang
dapat mengakibatkan haram dan bahkan kufur.
Adapun 17 bacaan-bacaan yang haram mewaqofkannya,
atau seumpama sengaja mewaqofkannya walaupun disitu
ada tanda waqof atau tidak, adalah sebagai berikut :
1. ﻓﻠﻤﺎ ﺍﺿﺎﺀﺕ ﻣﺎ ﺣﻮﻟﻪ — Suroh Al-Baqarah, Juz 1, ayat 17.
2. ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻮﺗﻮﺍ — Suroh Al-Baqarah, Juz 2, ayat 243.
3. ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻘﻴﺮ — Suroh Ali-Imron, Juz 4, ayat 181.
4. ﻓﺒﻌﺚ ﺍﻟﻠﻪ ﻏﺮﺍﺑﺎ — Suroh Al-Maidah, Juz 6, ayat 31.
5. ﻭﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻳﺪ ﺍﻟﻠﻪ — Suroh Al-Maidah, Juz 6, ayat 64.
6. ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺛﺎﻟﺚ — Suroh Al-Maidah, Juz 6, ayat 73.
7. ﻭﻣﺎ ﻟﻨﺎ — Suroh Al-Maidah, Juz 7, ayat 84.
8. ﻭﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ — Suroh At-Taubah, Juz 10, ayat 30.
9. ﻭﻗﺎﻟﺖ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ — Suroh At-Taubah, Juz 10, ayat 30.
10. ﻟﻔﻲ ﺿﻼﻝ ﻣﺒﻴﻦ — Suroh Yusuf, Juz 12, ayat 8.
11. ﻭﻣﺎ ﺍﻧﺘﻢ ﺑﻤﺼﺮﺧﻲّ — Suroh Ibrahim, Juz 13, ayat 22.
12. ﻟﻢ ﻳﺘﺨﺬ ﻭﻟﺪﺍ ﻭﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻟﻪ — Suroh Al-Isro' / Bani Isroil, Juz
15, ayat 111.
13. ﻭﺍﻟﺤﺎﻓﻈﺎﺕ ﻭﺍﻟﺬﺍﻛﺮﻳﻦ — Suroh Al- Ahzab, Juz 22, ayat
35.
14. ﺍﺻﻄﻔﻰ ﺍﻟﺒﻨﺎﺕ — Suroh Ash-Shoffat, Juz 23, ayat 153.
15. ﺍﻻ ﻣﻦ ﺗﻮﻟﻰ ﻭﻛﻔﺮ — Suroh Al-Ghoshyiyyah, Juz 30, ayat
24.
16. ﺍﻥ ﺍﻻﻧﺴﺎﻥ ﻟﻔﻰ ﺧﺴﺮ — Suroh Al-'Ashr, Juz 30, ayat 2.
17. ﻓﻮﻳﻞ ﻟﻠﻤﺼﻠﻴﻦ — Suroh Al-Ma'un, Juz 30, ayat 4.
Daftar 17 bacaan yang haram diwaqofkan ini sesuai yang
tercantum dalam kitab " Risalatul Qurro' wal Huffadz fii
Ghoroibil Qiroati wal Alfadz " karya KH. Abdulloh Umar
Semarang.

والله اعلم بالصواب

( Danny Ma'shoum )