“Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum lama, baru era 90-an dilengkapi infrastrukturnya. Namun, nantinya ketika infrastruktur dari perbankan syariah tersebut sudah bagus dan produk-produknya telah booming di masyarakat, maka dengan sendirinya akan berkembang atau maju,” sebut Darsono.
Ia menyebutkan, untuk itu, ini menuntut sosialisasi yang baik kepada masyarakat mengenai produk-produk perbankan syariah tersebut. Dan, terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat bila menggunakannya.
Dikatakannya, untuk mengubah pola pikir masyarakat dari konvensional ke syariah bukan sesuatu yang mudah dan diperlukan suatu proses.
Namun demikian, harapannya proses tersebut bersifat alami. Artinya, dengan sendirinya masyarakat memahami dan mengerti tentang manfaat dari perbankan syariah tersebut.
“Perlu diketahui, Malaysia saat ini sudah mengikuti model penerapan perbankan syariah yang diterapkan Indonesia. Mulai dari strategi maupun produk dari perbankan syariah itu sendiri.”
“Bahkan, menjadi referensi secara global karena banyak negara telah mengetahui perkembangan perbankan syariah di Indonesia,” bebernya.
Darsono menamahkan, diharapkan penguatan ekonomi dan perbankan syariah diperkuat hingga lebih mengakar. Dalam hal ini, bisa menyentuh semua lapisan yang belum dioptimalkan.
Persyaratan
Ia menyebutkan, untuk itu, ini menuntut sosialisasi yang baik kepada masyarakat mengenai produk-produk perbankan syariah tersebut. Dan, terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat bila menggunakannya.
“Kemungkinan sebagian masyarakat akan beralih dari perbankan
konvensional ke syariah. Apalagi, kalau pasarnya semakin bagus di
tingkat nasional maupun internasional,” jabarnya.
Dikatakannya, untuk mengubah pola pikir masyarakat dari konvensional ke syariah bukan sesuatu yang mudah dan diperlukan suatu proses.
Namun demikian, harapannya proses tersebut bersifat alami. Artinya, dengan sendirinya masyarakat memahami dan mengerti tentang manfaat dari perbankan syariah tersebut.
Ia menyebutkan, untuk itu, ini menuntut sosialisasi yang baik kepada masyarakat mengenai produk-produk perbankan syariah tersebut. Dan, terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat bila menggunakannya.
Dikatakannya, untuk mengubah pola pikir masyarakat dari konvensional ke syariah bukan sesuatu yang mudah dan diperlukan suatu proses.
Namun demikian, harapannya proses tersebut bersifat alami. Artinya, dengan sendirinya masyarakat memahami dan mengerti tentang manfaat dari perbankan syariah tersebut.
(fir/pojoksumut/sdf)
Halaman 1

No comments:
Post a Comment